
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dam Payung di Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto, ambles akibat luapan sungai yang menggerus permukaan bawah penyangga batu pada Jumat (31/1/2025) lalu.
Ikon wisata ini terkenal dengan batu besar berbentuk menyerupai payung, namun kini telah ambles akibat derasnya arus sungai yang meluap saat banjir.
Banjir diperkirakan terjadi pada malam hari dengan debit air sungai yang meningkat drastis. Hal ini menyebabkan batu yang telah bertahan puluhan tahun akhirnya bergeser dan longsor ke dalam sungai.
Salah satu warga setempat yang membagikan kejadian tersebut melalui akun TikTok pribadinya mengungkapkan kondisi terkini.
“Tadinya posisi batunya di tengah sini, terus kena hujan lebat semalem batunya longsor, amblas ke sungai,” ujar pengguna TikTok @say_ryoza dalam unggahannya.
“Puluhan tahun loh gak pernah ke geser, kena hujan deras semalaman langsung melorot,” tambahnya.
Selain menyebabkan amblesnya Dam Payung, meluapnya sungai juga berdampak pada sawah warga di sekitar bantaran sungai. Sejumlah lahan pertanian mengalami kerusakan.
Meskipun banjir sudah mulai surut, warga menyebut bahwa kondisi Dam Payung tidak bisa kembali seperti semula.
“Sudah surut, tapi batunya ga bisa balik lagi,” ungkap akun @Explore_Jatirejo dalam unggahannya.
Hingga kini, warga setempat masih mengamati kondisi sekitar dan berharap tidak ada dampak lanjutan akibat longsornya batu tersebut. (Riris*)
