Dahsyat Spektakuler Mojokerto Geger Lomba Rujak Ulek Paling Seru Tahun Ini!

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 06 30 at 00.39.44 3e6f2921 11zon
Potret keseruan lomba rujak ulek di Dahsyat Spektakuler Mojokerto. (Adhitya / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com — Dahsyat Spektakuler Mojokerto 2025 geger dengan lomba membuat rujak paling seru tahun ini. Suasana Kota Mojokerto menjadi semakin panas membara, bukan karena cuaca, tapi karena Lomba Membuat Rujak di acara Dahsyat Spektakuler Mojokerto di Lapangan Raden Wijaya, Surodinawan, Kota Mojokerto, Minggu (29/6/2025).

Penampilan lebih dari 100 peserta dinilai langsung oleh 3 chef profesional sebagai dewan juri. Warga tumpah ruah memenuhi lokasi, menyaksikan keahlian tangan-tangan lincah meracik bumbu kacang, mengiris buah segar, dan menabur sensasi pedas manis yang bikin lidah menari.

Bukan hanya warga Kota Mojokerto saja yang antusias mengikuti lomba rujak uleg, tetapi Wali Kota Mojokerto dan para jajaran forkopimda juga turut antusias mengikuti lomba rujak uleg tersebut.

Acara ini sukses menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai daerah bahkan ada yang datang dari luar Kota Mojokerto demi membuktikan diri sebagai Raja atau Ratu Rujak.

Sejak siang hari, aroma sambal rujak sudah menyeruak di udara, menggoda setiap pengunjung untuk ikut mencicipi. Dentuman musik di acara Dahsyat Spektakuler berpadu dengan sorak sorai penonton menciptakan suasana pesta rakyat yang luar biasa. Beberapa peserta mengenakan kostum tradisional, menambah semarak acara yang sudah heboh dari awal.

WhatsApp Image 2025 06 30 at 00.39.44 434d63c8 11zon
Potret keseruan lomba rujak ulek. (Adhitya / Kabarterdepan.com)

Persaingan ketat terjadi antar peserta. Ada yang mengandalkan resep keluarga turun-temurun bahkan ada pula yang menyuguhkan berbagai inovasi yang menarik.

Tak hanya lomba, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari penyanyi lokal dan pertunjukan Jaranan yang membuat pengunjung bersorak kagum. Bahkan, Wali Kota Mojokerto pun turun tangan ikut mencicipi dan ikut lomba dadakan.

Menurut salah satu panitia yang enggan disebut namanya, mengungkapkan bahwa tujuan utama acara ini bukan hanya adu resep, tetapi juga untuk melestarikan kuliner tradisional dan mempererat solidaritas masyarakat.

“Rujak bukan sekadar makanan, tapi lambang kebersamaan dan keberagaman cita rasa Indonesia,” ujarnya.

Kota Mojokerto dengan segala rasa dan rasa cintanya pada kuliner, telah membuktikan bahwa rujak bukan hanya makanan, ia adalah simbol kebanggaan budaya yang terus hidup dan berkembang. (Adhitya)

Responsive Images

You cannot copy content of this page