Cuma Rp5 Ribu, Es Dawet Beras di Mojokerto Laris Manis

Es Dawet Beras
Es Dawet Beras Jadi Incaran Warga (Ezra/ Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com – Es dawet beras lima ribu rupiah menjadi daya tarik pembeli di depan Lapangan Jetis, sebelah SD Jetis 1 Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/2/2026). Minuman tradisional ini dijajakan oleh Slamet yang konsisten berjualan sejak enam tahun terakhir.

Slamet dikenal sebagai penjual yang ramah dan menjaga cita rasa dagangannya. Sejak tahun 2020, ia memilih lokasi tersebut karena dekat sekolah dan lapangan yang ramai aktivitas warga.

Baca juga: Embung Pasar Ciranjang Disulap Jadi Wisata Favorit Warga Cianjur

“Saya jualan sudah lumayan lama di sini, sudah enam tahun mulai 2020,” ujar Slamet penjual es dawet beras.

Setiap hari Slamet mulai membuka lapaknya menjelang siang hingga sore hari. Khusus bulan puasa, ia memperpanjang waktu berjualan hingga mendekati waktu berbuka demi melayani pembeli yang mencari takjil.

“Saya biasanya mulai jualan dari jam sepuluh siang sampai jam empat sore, tapi bulan puasa jadi sampai mendekati saat berbuka puasa,” ujar Slamet.

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya merupakan warga Jetis Canggu Kedung Sumur. Kedekatan tempat tinggal dengan lokasi berjualan memudahkan dirinya menjaga konsistensi usaha setiap hari.

“Dan saya tinggal di Jetis Canggu Kedung Sumur,” ujar Slamet.

Harga Terjangkau, Es Dawet Beras Diminati

Harga lima ribu rupiah per gelas dinilai sangat terjangkau oleh pembeli. Rasa manis yang pas dan porsi yang cukup banyak membuat minuman ini diminati berbagai kalangan, mulai anak sekolah hingga warga sekitar.

“Menurut saya, harga lima ribu rupiah untuk satu gelas es dawet beras ini sangat terjangkau. Rasanya enak, manisnya pas, dan porsinya juga cukup banyak,” ujar Aan pembeli es dawet.

Selain menyegarkan, es dawet beras ini juga menghadirkan nuansa nostalgia bagi sebagian pembeli. Cita rasa tradisionalnya mengingatkan pada jajanan khas tempo dahulu yang kini mulai jarang ditemui.

“Minuman ini mengingatkan saya pada jajanan tradisional zaman dulu. Rasanya autentik dan bikin nostalgia,” ujar Ratna pembeli es dawet.

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page