
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Harga tanaman hias dan tanaman lainnya tetap stabil, penjualan tanaman di sejumlah toko dan pasar tanaman mengalami penurunan. Beberapa pedagang mengungkapkan bahwa penurunan ini mulai terlihat sejak beberapa bulan terakhir, meskipun harga tanaman tetap terjangkau dan tidak ada lonjakan yang signifikan.
Penjual tanaman hias “Tiga Jaya”, Kota Mojokerto, Riska, mengungkapkan mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa faktor, termasuk perubahan tren pasar, cuaca ekstrem, dan penurunan daya beli masyarakat, diyakini menjadi penyebab utama penurunan ini.
“Kalau awal tahun, masuk sekolah yang cari kebanyakan anak-anak sekolah untuk beli jenis tanaman panas. Mulai dari harga yang 5 Ribu hingga 10 Ribu an, untuk pupuk, bibit, semua stabil normal, ” jelas Riska, Kamis (16/1/2025).
Penyebab penurunan penjualan ini diperkirakan terkait dengan beberapa faktor, seperti berkurangnya minat masyarakat terhadap tanaman hias seiring berjalannya waktu, serta dampak ekonomi yang membuat konsumen lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka. Selain itu, faktor musim dan cuaca yang tidak mendukung juga dianggap turut mempengaruhi.
Meski demikian, para pedagang berharap situasi ini dapat segera membaik dengan adanya kegiatan promosi dan inovasi dalam penjualan tanaman, yang dapat menarik kembali minat konsumen.
Cuaca ekstrem juga dikatakan memengaruhi kondisi tanaman yang dijual. Banyak tanaman yang rusak atau tidak dapat tumbuh dengan baik akibat perubahan iklim yang tidak menentu.
Para pelaku usaha tanaman terus berupaya mendorong pertumbuhan industri tanaman, baik melalui bantuan modal, promosi, maupun edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya merawat tanaman sebagai bagian dari gaya hidup sehat. (Tantri*)
