
Semarang, Kabarterdepan.com – Ketua DPW PKB Jawa Tengah Gus Yusuf Chudlori harus rela gagal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng meski sebetulnya ia mendapatkan dukungan dari sejumlah Kiai Sepuh.
Nama Gus Yusuf sebenarnya digadang-gadang maju sebagai calon gubernur. Terlebih PKB memiliki 20 kursi DPRD Jateng.
“Malah dengan putusan MK terbaru, sebenarnya PKB bisa maju sendiri mencalonkan pasangan. Makanya sempat beredar kabar saya akan maju berpasangan dengan Joko Suranto, crazy rich dari Grobogan,” urai Jumat, (30/8/2024).
Namun, lanjutnya, pada hari kedua pendaftaran bakal calon, ternyata PKB Jateng memberi rekomendasi kepada Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
“Saya dari awal disarankan para Kyai sepuh untuk maju Cagub, tetapi keputusan ada di tangan DPP PKB, ketika saya ditugasi untuk mendukung Luthfi-Taj Yasin oleh DPP, ya saya tegak lurus mengikuti perintah pusat,” kata Gus Yusuf.
Di samping itu, lanjut Gus Yusuf, keputusan PKB mendukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin di pilkada Jateng juga sudah menjadi amanah Muktamar PKB di Bali.
Menjawab pertanyaan, kenapa pilihannya mendukung Ahmad Luthfi-Taj Yasin, menurutnya, pasangan ini punya banyak kelebihan untuk memimpin Jateng.
“Paduan mantan Kapolda Jateng 4 tahun dengan mantan Wagub Jateng 5 tahun sangat mumpuni untuk mengelola dan memajukan Jateng,” tuturnya.
Yang jelas, tambahnya, menjadi super kuat karena kaum santri, pondok pesantren, para kyai, dan warga Nahdliyin akan memilih Ahmad Luthfi-Taj Yasin.
“Ada sekitar 11 parpol mengusung Ahmad Luthfi-Taj Yasin,” pungkasnya. (Ahmad)
