
Sukabumi, Kabarterdepan.com – DK (46) warga Kampung Dukuh Nara RT 27/05, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, disiram air keras oleh suami sendiri berinisial G (59). Peristiwa naas terjadi Minggu (29/12) sekitar pukul 09.45 WIB. Akibatnya wajah dan tubuh DK mengalami luka bakar.
Diakibatkan terbakar api cemburu sehingga G (59) tega menyiram istrinya, Lantaran ketahuan menemukan chatingan WhatsApp mesra dengan seorang laki-laki.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, yang menjadi korban penyiraman G bukan hanya istrinya, ada korban lain yang mengalami luka siraman air keras juga dialami oleh anggota keluarga, yaitu AG anak korban (12), MSA anak korban (18) dan D cucu korban (4) serta tetangganya yang hendak melerai, yaitu A (63), M (29) dan CK (19).
Ketua RT setempat Ujang Nandar membenarkan terkait adanya peristiwa naas terjadi di lingkungannya dan kasus tersebut sudah ditangani pihak kepolisian.
“Benar, pagi tadi salah seorang warga saya melakukan penyiraman air keras terhadap istri dan beberapa anggota keluarga lainnya, Pelaku sudah diamankan pihak kepolisian, untuk selanjutnya akan diproses secara hukum,” kata Ujang.
Selain itu salah seorang saksi sekaligus korban M (29) mengungkapkan, peristiwa tersebut diketahui setelah dirinya mendengar jeritan DK (korban) dan terdengar keributan dari rumah korban.
“Awalnya saya tidak tahu ada apa. Posisi saya waktu itu sedang tiduran, tiba-tiba mendengar jeritan minta tolong dari rumah korban,” ungkapnya.
“Langsung saya meluncur bermaksud mau melerai, gak taunya pelaku sudah kalap dan menyiramkan air keras ke setiap orang yang mendekatinya,” lanjutnya.
Sampai berita ini tayang, korban DK belum bisa memberikan keterangan karena masih mengalami syok dan menahan sakit akibat luka di sekujur tubuhnya.
Kini Korban sudah dibawa RSUD Sekarwangi. Untuk mendapatkan perawatan intensif. (M idris)
