Cegah Bunuh Diri, CCTV Jadi Andalan di Jembatan Tukad Bangkung Badung

Avatar of Redaksi

 

IMG 20250407 WA0042
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (tengah) seusai rapat koordinasi pemasangan CCTV di sejumlah destinasi wisata di Badung, Minggu. (Foto: Pemkab Badung for kabarterdepan.com)

Badung, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menjadikan pemasangan kamera pengawas (CCTV) sebagai salah satu langkah utama untuk mencegah kasus bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, kabupaten Badung, Bali.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Rumah Jabatan Bupati Badung, Minggu (6/4/2025).

Bupati Adi Arnawa menjelaskan, meskipun penataan kawasan Jembatan Tukad Bangkung merupakan kewenangan Pemprov Bali, Pemkab Badung merasa perlu mengambil tindakan cepat menyusul berulangnya kejadian bunuh diri. Selain berencana membangun railing pengaman, pemasangan CCTV dinilai menjadi solusi penting untuk memantau aktivitas di sekitar jembatan.

“Setelah kami melaksanakan upacara pecaruan terkait dengan kejadian bunuh diri, namun kembali lagi terjadi hal seperti itu. Saya memandang kita (Pemkab Badung) perlu melakukan langkah-langkah untuk mencegah kejadian tersebut terulang,” ujarnya.

Bupati mengklarifikasi bahwa anggaran CCTV sebesar Rp 34 miliar yang dialokasikan pada Tahun 2025 tidak hanya diperuntukkan bagi Jembatan Tukad Bangkung.

“Anggaran tersebut akan digunakan untuk pemasangan CCTV di seluruh destinasi pariwisata di Kabupaten Badung secara bertahap, demi menciptakan pariwisata yang aman dan nyaman. Namun, ia memastikan bahwa Jembatan Tukad Bangkung menjadi salah satu prioritas.

“Saya juga memerintahkan kepada Plt. Kadis PUPR Badung berkoordinasi dengan Kadis Kominfo untuk memasang CCTV di jembatan-jembatan yang ada di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa menambahkan bahwa perintah Bupati untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Bali terkait pemasangan railing juga telah ditindaklanjuti.

Selain railing, pemasangan CCTV di Jembatan Tukad Bangkung diharapkan dapat memberikan pengawasan real-time dan membantu mencegah tindakan yang membahayakan diri.

“Bapak Bupati sudah memerintahkan kami di jajaran Dinas PUPR Badung untuk mengambil tindakan-tindakan, salah satunya kami sudah berkoordinasi Dinas PUPR Provinsi secara lisan,” jelas Karyasa.

Tambah dia, sekarang sudah sedang dikaji bagaimana mekanisme pengamanan yang akan dilakukan terkait dengan penyesuaian dari repling di Jembatan Tukad Bangkung.

“Selanjutnya kami akan berkoordinasi secara tertulis atau bersurat ke Dinas PUPR Provinsi Bali terkait dengan tindak lanjut dari penyesuaian railing jembatan tersebut,” kata Karyasa.

Langkah pemasangan CCTV ini menjadi salah satu andalan Pemkab Badung dalam upaya meningkatkan keamanan dan mencegah potensi bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung. (WIJ)

Responsive Images

You cannot copy content of this page