
Banyuwangi, Kabarterdepan.com – Polresta Banyuwangi melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan tes urine kepada pengemudi dan kru dari dua Perusahaan Otobus (PO) ternama, yakni PO Damri dan PO Abiyan, Kamis (20/3/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang serta pengguna jalan, terutama menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Wasono, yang memimpin langsung pemeriksaan, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan pengemudi dan kru dalam kondisi prima saat bertugas serta mencegah penyalahgunaan narkoba yang dapat membahayakan keselamatan.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pengemudi dan kru sehat, bugar, dan bebas dari narkoba. Keselamatan adalah prioritas utama, baik bagi pengemudi maupun penumpang,” tegasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan lalu lintas menjelang dan selama masa mudik Lebaran. Dengan tingginya volume kendaraan saat arus mudik, pemeriksaan ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
“Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada pengemudi dan kru tentang pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama mengemudi,” ungkapnya.
Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, Polresta Banyuwangi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mensosialisasikan Operasi Ketupat Semeru 2025 kepada masyarakat. Operasi ini akan berlangsung pada 23 Maret hingga 8 April mendatang dan bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman selama masa mudik Lebaran.
“Sosialisasi dilakukan langsung kepada para penumpang dan pengemudi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” terangnya.
Wakapolresta Banyuwangi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan pengemudi yang terlihat tidak sehat atau berperilaku mencurigakan kepada pihak berwenang.
Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan sopir dan kru angkutan umum dapat bertugas dalam kondisi optimal, sehingga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan mudik Lebaran dapat terjamin.
“Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan pengemudi yang terlihat tidak sehat atau mencurigakan. Langkah ini penting untuk memastikan keselamatan semua pihak,” pungkas Wakapolresta Banyuwangi. (roni)
