Car Free Night Festival Barongsai Perdana di Utara Brantas Menarik Antusias Penonton

Avatar of Redaksi
Car Free Night Festival Barongsai
Potret Festival Barongan di Car Free Night Utara Brantas pada Sabtu (22/2/2025) malam. (Inggrid / Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com –Ribuan warga memadati Jalan Panglima Sudirman, Ploso, Jombang, dalam gelaran Car Free Night Festival Barongsai yang diselenggarakan oleh Komunitas Pemuda Utara Brantas (KOPURA) pada Sabtu (22/2/2025) malam.

Car Free Night Festival Barongsai

Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga menyebabkan kepadatan di sepanjang jalan, dengan banyaknya penonton yang berdesakan untuk menyaksikan pertunjukan barongan spektakuler dari Kungfu Putra Blimbing feat IJ Art Production.

Sekretaris KOPURA, Bintang, mengungkapkan bahwa persiapan festival ini dilakukan dalam waktu yang cukup singkat, yakni sekitar satu minggu sebelum acara berlangsung. Meskipun demikian, acara tetap berlangsung meriah.

“Di Ploso belum pernah ada festival yang mengusung budaya Tionghoa sebelumnya. Awalnya, kami berencana mengadakan Festival Cap Go Meh, namun karena masyarakat Ploso belum terlalu familiar dengan konsep tersebut, kami akhirnya memilih nama Festival Barongsai agar lebih mudah dikenal oleh warga sekitar,” ujar Bintang.

Bintang juga mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme warga membuat Kapolres Jombang yang hadir di lokasi mengurungkan niatnya untuk memberikan sambutan.

“Luar biasa! Kami memang mengharapkan acara ini ramai, tetapi ternyata antusiasmenya di luar dugaan. Bahkan, Kapolres yang seharusnya memberikan sambutan akhirnya batal karena kondisi penonton yang begitu padat dan tidak sabar menyaksikan pertunjukan,” tambahnya.

Selain Kapolres Jombang, acara ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Jombang, Ahmad Fakhruddin, beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Fakhruddin, yang juga merupakan pembina KOPURA, turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya festival ini.

58AA71A6 CEDA 4B41 8B0C 298FEAF0C776 scaled
Potret pegiat seni barongsai (Inggrid / Kabarterdepan.com)

Sementara itu, Wahyu, pemain sekaligus pelatih barongsai, menyambut positif adanya festival ini.

“Ini sangat menarik dan luar biasa. Sebagai pegiat seni sejak 2012, saya merasa senang akhirnya ada kegiatan barongsai yang benar-benar mendapat dukungan penuh di Ploso,” katanya.

Antusiasme juga datang dari masyarakat yang hadir. Dhita, salah seorang penonton, mengaku senang dengan adanya festival ini.

“Ini pertama kalinya ada Car Free Night di Utara Brantas. Semoga bisa menjadi acara rutin setiap tahun,” ujarnya.

Festival Barongsai ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan seni budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat serta meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Ploso, Jombang. (Inggrid*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page