
Jombang, Kabarterdepan.com – Kegiatan Car Free Day (CFD) Utara Brantas yang diselenggarakan oleh Komunitas Pemuda Utara Brantas (KOPURA) kembali digelar pada Minggu pagi di kawasan utara Sungai Brantas, Jombang. Memasuki pekan keempat, acara ini terus mengalami peningkatan partisipasi dari para pelaku UMKM lokal dan masyarakat.
Menurut Inggit, selaku koordinator acara, jumlah pedagang yang ikut serta dalam CFD ini terus bertambah.
“Minggu pertama ada sekitar 250 pedagang, dan sekarang sudah mencapai 350 pedagang UMKM,” ungkapnya, Minggu (9/2/2025) pagi.
CFD Utara Brantas bukan sekadar ajang berjualan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik setiap minggunya.
“Di setiap pekan, pasti ada acara tambahan. Ada cek kesehatan, dan untuk minggu keempat ini, kami menghadirkan pertunjukan seni budaya Jaranan. Minggu depan, masih dalam nuansa Imlek, kami berencana menampilkan barongsai. Bismillah, semoga bisa dikemas dengan baik,” tambahnya.

Tujuan utama penyelenggaraan CFD ini adalah untuk memajukan ekonomi UMKM di wilayah utara Brantas. Inggid menegaskan bahwa komunitas pemuda ingin memberikan wadah bagi pelaku usaha lokal agar tidak perlu bergantung pada pusat kota.
“Wilayah Utara Brantas memiliki potensi ekonomi yang besar, tapi selama ini masyarakat harus pergi ke kota untuk mendapatkan fasilitas seperti ini. Dengan adanya CFD, kami ingin mengangkat UMKM lokal, sehingga roda perekonomian di sini semakin berkembang,” jelasnya.
Seleksi bagi pedagang yang ikut serta juga dilakukan dengan ketat.
“Kami khususkan untuk pedagang yang berdomisili di Utara Brantas, dengan verifikasi menggunakan KTP,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh para pelaku UMKM. Ika, seorang karyawan di usaha parfum lokal, mengungkapkan bahwa CFD sangat membantu usahanya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar karena biasanya UMKM jika berjualan dari rumah tanpa banyak orang tahu. Adanya Car Free Day ini semoga membantu. Kalo kami bisa menjual sekitar 100pcs parfum di CFD ini,” ujarnya dengan antusias.
Tak hanya pedagang, pengunjung juga merasakan dampak positif dari CFD ini. Neza, salah satu pengunjung, mengaku senang karena bisa berbelanja lebih dekat tanpa harus pergi ke kota.
“Saya kaget karena ternyata banyak sekali yang berjualan di sini. Senang banget karena lokasinya dekat dari rumah, jadi gak perlu jauh-jauh ke kota,” ujarnya.
Ke depan, penyelenggara berharap CFD Utara Brantas bisa semakin berkembang dan menjadi ciri khas yang diingat masyarakat.
“Bismillahirrahmanirrahim, semoga Car Free Day Utara Brantas ini semakin jaya, semakin mengudara dan bisa memajukan UMKM Utara Brantas,” pungkas Inggit.
Dengan antusiasme yang terus meningkat, CFD Utara Brantas berpotensi menjadi agenda rutin yang tidak hanya mendukung UMKM, tetapi juga memperkaya kegiatan sosial dan budaya di wilayah tersebut. (Inggrid*)
