
Bekasi, KabarTerdepan.com – Perayaan Cap Gomeh Hok Lay Kiong tahun ini menjadi bukti nyata keberagaman dan harmonisasi yang hidup di Kota Bekasi. Acara yang digelar dengan penuh keceriaan menghadirkan sejumlah tamu kehormatan, serta dihadiri langsung oleh berbagai elemen masyarakat yang memperkuat nilai-nilai persatuan bangsa.
Ronny Hermawan, Ketua Yayasan Pancaran Tri Darma yang menyelenggarakan acara Cap Gomeh menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para tokoh penting.
“Perayaan ini sungguh luar biasa. Kami didatangi oleh tamu kehormatan seperti Herman Karan, Anggota DPR RI ,Juga hadir ,Sigit Raditya, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur RI, dan tentunya yang kita banggakan, Walikota Bekasi Tri Adhianto yang selalu memberikan dukungan terbesar,” ujarnya.
Betapa Indahnya Momen Perayaan Cap Gomeh Tahun Ini di Kota Bekasi
Acara ini bukan hanya sekadar merayakan tradisi, tapi juga menjadi cermin nyata bagaimana keberagaman bisa menjadi kekuatan untuk mempererat tali persaudaraan antar warga.
“Sangat mengharukan melihat berbagai elemen masyarakat berkumpul, serta upaya penyelenggara yang begitu memperhatikan kondisi umat muslim yang sedang berpuasa,”tutup Ronny sambil menyampaikan Pantun.
Dalam sambutannya, Herman Karan (anggota DPR RI) menyatakan bahwa Kota Bekasi menjadi contoh bagi seluruh Indonesia dalam hal toleransi.
“Bekasi mewakili Indonesia yang menunjukkan bahwa kita adalah negara yang beragam namun tetap menjaga keharmonisan antar warga negara. Mudah-mudahan rukun dan persatuan warga Bekasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia, amin. Semoga walikota Bekasi juga dapat terus menggelorakan nilai-nilai persatuan dari Kota Bekasi ini,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa kirab budaya tahunan yang diselenggarakan di klenteng ini memiliki makna penting dalam memperkuat toleransi antar masyarakat.
“Saya sebagai anggota DPR sekaligus warga Bekasi mengucapkan gong xi fa cai 2577. Semoga kita semua diberi keberkahan, rezeki yang melimpah, dan tetap hidup dalam rukun serta kedamaian,” pungkasnya.
Walikota Bekasi Tri Adhianto dalam kesempatan itu mengapresiasi upaya penyelenggaraan acara yang menghargai keragaman.
“Semoga ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT. Yang luar biasa adalah bagaimana yayasan dapat menyesuaikan dan menghormati kondisi umat muslim yang sedang berpuasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa biasanya perayaan Cap Gomeh dilakukan dengan kirab yang menjangkau Bekasi Utara sejak pukul 14.00, namun tahun ini diatur agar dapat memberikan kesempatan bagi umat muslim untuk melaksanakan salat Asar terlebih dahulu.
“Insyaallah akan disiapkan takjil untuk bersama-sama menikmati. Dari keberagaman inilah kita belajar saling menghormati, menghargai, dan mensukseskan setiap kegiatan di Kota Bekasi. Semua milik kita bersama, dan keberagaman budaya lokal menjadi patokan kita,” tandasnya.
Acara yang berlangsung pada sore hari ini diharapkan menjadi momentum untuk menjadikan Bekasi sebagai kota yang keren, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
