Calon Jemaah Haji Sleman Capai 1.177 Orang, 95 Persen Telah Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Avatar of Redaksi
IMG 20250421 WA0006
Calon jemaah haji asal Kabupaten Sleman saat mendapatkan bimbingan manasik haji. (Kemenag Sleman for kabarterdepan.com) 

Sleman, kabarterdepan.com – Kabupaten Sleman pada tahun ini memberangkatkan 1.177 orang calon jemaah haji.

Hingga saat ini proses pelunasan pembayaran memasuki tahap 2 yang akan berlangsung hingga 25 April mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kemenag Sleman, Sidik Pramono saat dihubungi kabarterdepan.com pada Minggu (20/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa calon jamaah haji asal Kabupaten Sleman sejumlah 970 orang. Sementara untuk tahap 2, calon jamaah haji yang sudah melunasi pembayaran lebih banyak sejumlah 115 orang.

“Kalau jemaah cadangan lunas sejumlah 85 orang,” katanya.

Sidik mengungkapkan bahwa terdapat puluhan orang menjalani mutasi wilayah pemberangkatan dari luar provinsi.

“Untuk jemaah mutasi masuk dari antar provinsi dan antar kabupaten kota sejumlah 40 orang,” katanya.

Sehingga total jemaah berjumlah 1.210 baik dari kabupaten Sleman maupun mutasi dari luar daerah.

Terkait dengan pemeriksaan kesehatan sebelumnya telah dilakukan dan puskesmas masing-masing domisili calon jemaah haji.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Khamidah Yuliati menyampaikan saat ini hampir semua calon jamaah haji asal Sleman melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Kalau data jemaah yang periksa ke puskesmas hampir semua sudah terinput dengan persentase 95 persen,” ujarnya.

“Tinggal cadangan yang bergiliran menyusul, ini yang belum bisa kita prediksi karena kewenangan langsung dari Kemenag,” katanya.

Syarat kesehatan menjadi hal yang harus dipenuhi oleh calon jemaah haji terutama dalam melakukan pelunasan pembayaran.

Oleh karena ini pemkab Sleman berupaya memastikan jamaah yang datang ke Tanah Suci nantinya adalah jemaah yang siap secara kesehatan atau Istitha’ah.

“Bahkan untuk pelunasan harus ada surat keterangan istita’ah dari pusat kesehatan haji (Kemenkes) yang datanya sudah diinputkan dari Puskesmas yang melakukan pemeriksaan kepada calon jamaah haji yang bersangkutan,” katanya,” ujar. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page