Cak Nur dan Mas Heli Disambut Ribuan Masyarakat, Simbol Kemenangan Rakyat

Avatar of Jurnalis: Doinuri
Screenshot 2025 03 01 09 30 18 878 com.miui .gallery edit
Ribuan masyarakat antusias menyambut kedatangan Cak Nur dan Mas Heli. Jum’at (28/2/2025) malam. (ADV)

Kota Batu, Kabarterdepan.com – Setelah resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu, Nurochman dan Heli Suyanto periode 2025-2030 secara resmi menempati rumah dinas wali kota, Jum’at (28/2/2025).

Nurochman dan Heli baru saja menyelesaikan retreat kepemimpinan di Magelang, sehingga baru bisa menemui masyarakat Kota Batu kemarin.

Sontak, kedatangan keduanya disambut lautan manusia yang memenuhi rumah dinas Wali kota sejak sore hari, dengan lantunan salawat dan puluhan tokoh masyarakat, juga pejabat.

Pada sesi pers konferensi, pria yang karib disapa Cak Nur itu menegaskan jika sinergitas antara pemerintah, OPD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi mBatu SAE, yakni Madani, Berkelanjutan, Agrokreatif, Terpadu, Unggul, Sinergi, Akomodatif, dan Ekologis.

Cak Nur juga menekankan pentingnya kerja sama dengan DPRD Kota Batu. Menurutnya, meskipun berasal dari latar belakang politik yang berbeda, semua pihak harus bersatu demi kepentingan masyarakat.

“Kota Batu adalah milik semua. Jangan terlalu berlarut dalam proses politik, tetapi mari bersama-sama membangun kota ini dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Sebagai putra daerah, Cak Nur menegaskan dirinya dan Heli Suyanto tidak ingin meninggalkan satu pun warga dalam proses pembangunan Kota Batu.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh komunitas dan elemen masyarakat yang terus aktif dalam memberikan kontribusi.

“Kepercayaan yang telah diberikan pada kami bukanlah suatu yang ringan. Melainkan suatu tanggung jawab besar yang harus kami emban dengan sebaik baiknya demi kemajuan Kota Batu,” ujar Cak Nur.

Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin Kota Batu sebelumnya, mulai dari era Wali kota pertama Imam Kabul hingga Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, serta seluruh stakeholder pemerintahan yang telah berkontribusi dalam membangun Kota Batu.

“Perjalanan kota ini yang hampir mencapai 24 tahun harus terus berkembang dengan inovasi dan kerja sama dari semua pemangku kepentingan,” pungkas dia.

Setelah menyampaikan pidatonya pada pukul 21.55 WIB, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh lintas agama.

Sebagai simbol awal kepemimpinannya, Nurochman kemudian memotong tumpeng dan beramah tamah dengan masyarakat yang hadir.

Suasana hangat dan penuh keakraban, pun terasa di halaman rumah dinas, yang menjadi saksi awal perjalanan kepemimpinan baru di Kota Batu. (ADV)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page