Butet Kartaredjasa Bawakan Puisi “Dibakar Luka” di HUT ke-52 PDIP, Bicara Pengkhianatan Bangsa

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250110 212928
Aksi baca puisi Butet Kartaredjasa di HUT PDIP. (Fajri/kabarTerdepan.com)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), seniman Butet Kartaredjasa membacakan puisi berjudul Dibakar Luka. Karya tersebut ia tulis pada awal tahun 2025 sebagai refleksi atas situasi yang terjadi sepanjang tahun 2024.

“Saya merenung dan melahirkan puisi ini, yang terinspirasi dari kenyataan Indonesia,” ujar Butet saat tampil di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).

Butet menyebut tahun 2024 sebagai periode penuh tantangan, di mana berbagai “akal-akalan” mengancam konstitusi dan demokrasi di Indonesia. Namun, ia mengapresiasi komitmen Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam mempertahankan prinsip-prinsip demokrasi.

Menurut Butet, tema “luka” dalam puisinya menggambarkan semangat perjuangan.

“Luka adalah bara, yang mampu menyala, memberikan energi, dan menjadi daya untuk bergerak,” jelasnya terkait pemilihan judul puisinya, Dibakar Luka.

Puisi itu juga menyoroti isu ambisi kekuasaan. Dalam lantunan puisinya, Butet secara tegas mempertanyakan pengkhianatan terhadap kepentingan bangsa dan menyerukan perlawanan atas hal tersebut.

“Apa kalian akan biarkan pengkhianatan yang terang benderang? Tidak. Apa kalian tidak terjaga dan melawan, ketika bangsa dan negara dikangkangi ambisi perpanjangan kekuasaan? Apa kalian tidak melawan? Melawan,” serunya dengan penuh semangat.

Penampilan Butet disaksikan langsung oleh Megawati Soekarnoputri, didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Kepala Ruang Pengendali dan Analisis Situasi Prananda Prabowo. Acara ini juga dihadiri oleh elite partai, termasuk Ganjar Pranowo, Bendahara Umum Olly Dondokambey, serta politikus senior Panda Nababan.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani turut hadir sekitar pukul 13.38 WIB, setelah pertunjukan seni dan pembacaan puisi selesai. Setelah menyapa media, ia langsung menuju lantai dua gedung untuk mengikuti agenda utama.

HUT ke-52 PDIP kali ini mengangkat tema Satyam Eva Jayate yang bermakna “kebenaran pasti akan menang.” Tema tersebut mencerminkan komitmen PDIP terhadap nilai-nilai kebenaran, sebagaimana ditegaskan dalam berbagai kesempatan sebelumnya, seperti pada HUT ke-51 dan Rakernas tahun 2024.

“Ini adalah pesan tegas dari Ibu Megawati Soekarnoputri bahwa PDI Perjuangan selalu berdiri teguh di jalur kebenaran,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Fajri)

Responsive Images

You cannot copy content of this page