Business Matching 2025: Pemkot Bekasi Dorong Produk Lokal TKDN ≥ 40 %.

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Pemkot Bekasi
Kabag Pengendalian Perangkat Jasa dan Barang Pemkot Bekasi, Anjar Budiono. (Yanso/kabarterdepan.com)

Bekasi, kabarterdepan.com– Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar Business Matching 2025 di Revo Mall, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Pengendalian Perangkat Jasa dan Barang ini bertujuan mempertemukan UMKM lokal dengan pembeli pemerintah dan konsumen, serta mempromosikan produk ber‑TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 40 %.

Komitmen Pemkot Bekasi

Kepala Bagian Pengendalian Perangkat Jasa dan Barang, Anjar Budiono, menegaskan komitmen Kota Bekasi untuk mengutamakan barang dalam negeri.

“Saat ini lebih dari 75 % pengadaan Pemkot menggunakan produk lokal ber‑TKDN. Kami menargetkan 100 % pada akhir Desember 2025,” ujarnya.

Jika tidak ada produk lokal yang memenuhi syarat, baru dipertimbangkan impor, namun prioritas tetap pada produk dalam negeri.

Pengawasan dilakukan oleh tim P3DN yang dipimpin Sekretaris Daerah. Tim ini memastikan setiap pembelian barang dan jasa mematuhi ketentuan TKDN.

Selain Dinas Perindustrian dan Perdagangan, peserta meliputi pelaku UMKM yang menampilkan makanan, kerajinan, dan kebutuhan sehari‑hari.

Anjar berharap Business Matching dapat memperluas pasar produk Bekasi, bahkan menembus pasar nasional dan ekspor. “Kami ingin produk lokal tidak hanya dikenal di kota, tapi menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tutupnya. (Adv/yanso)

Responsive Images

You cannot copy content of this page