Bupati Sidoarjo Pastikan Jalan Setiabudi Diaspal Ulang, Betonisasi 2027

Avatar of Redaksi
Bupati Sidoarjo Pastikan Jalan Setiabudi Diaspal Ulang, Betonisasi 2027
Bupati Sidoarjo Pastikan Jalan Setiabudi Diaspal Ulang, Betonisasi 2027

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Kondisi Jalan Setiabudi, Kecamatan Krian, yang mengalami kerusakan cukup parah akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Jalur vital yang menjadi akses utama pedagang menuju Pasar Krian itu segera diperbaiki setelah Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Subandi didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), M. Makhmud. Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah perbaikan segera direalisasikan mengingat jalan tersebut menjadi prasarana penting aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga: 1.263 Calon Jemaah Haji Jombang Segera Terbang, Ini Pesan Penting Agar Tak Salah Langkah di Tanah Suci

Berbeda dengan penanganan sebelumnya yang kerap dilakukan secara tambal sulam, Pemkab Sidoarjo memilih metode overlay atau pengaspalan ulang sebagai solusi jangka pendek. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk memperbaiki permukaan jalan secara menyeluruh.

Subandi menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil agar jalan bisa kembali difungsikan secara optimal tanpa membahayakan pengguna jalan.

“Dalam waktu dekat kita lakukan pengaspalan ulang menyeluruh, bukan tambal sulam. Kita ingin jalan ini kembali layak dilintasi, terutama untuk mendukung aktivitas pedagang dan distribusi barang,” tegas Subandi.

Pemkab Sidoarjo Percepat Overlay

Melalui Dinas PUBMSDA, pemerintah daerah telah menginstruksikan percepatan pelaksanaan overlay. Dengan metode tersebut, jalan diperkirakan mampu bertahan selama satu hingga dua tahun meski setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar.

Untuk solusi jangka panjang, Pemkab Sidoarjo menargetkan betonisasi permanen sepanjang kurang lebih 500 meter pada tahun 2027. Kebijakan ini dipilih karena Jalan Setiabudi merupakan jalur angkutan berat yang membutuhkan konstruksi lebih kuat dan tahan lama.

Menurut Subandi, betonisasi menjadi pilihan paling rasional agar anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat jangka panjang.

“Ke depan kita siapkan betonisasi permanen. Jalur ini setiap hari dilewati kendaraan besar, sehingga perlu konstruksi yang lebih kokoh agar tidak cepat rusak,” ujarnya.

Selain persoalan kerusakan jalan, Bupati juga menyoroti masalah banjir yang kerap muncul saat hujan deras. Dari hasil peninjauan, ditemukan saluran air di sisi jalan tidak berfungsi maksimal sehingga air menggenang dan mempercepat kerusakan aspal.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Sidoarjo mengalokasikan anggaran sebesar Rp59 miliar untuk program normalisasi sungai dan saluran air di sejumlah titik, termasuk kawasan Krian. Upaya ini diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mencegah genangan yang merusak struktur jalan.

“Drainase harus kita benahi. Kalau aliran air lancar, jalan tidak mudah tergenang dan kerusakan bisa ditekan,” tandasnya.

Dengan kombinasi perbaikan overlay dalam waktu dekat serta rencana betonisasi dan normalisasi saluran pada 2027, Jalan Setiabudi Krian diharapkan kembali menjadi akses yang aman, nyaman, serta menunjang kelancaran roda perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang Pasar Krian. (Azies)

Editor berita: Ririn W.

Responsive Images

You cannot copy content of this page