
Sampang, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Sampang kembali melakukan perombakan besar dalam struktur birokrasi.
Sebanyak 65 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik oleh Bupati Sampang dan menempati posisi baru dalam rotasi dan mutasi yang digelar di Pendopo Trunojoyo, Jumat (14/11/2025).
Langkah ini disebut sebagai upaya strategis untuk memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta menyegarkan ritme kerja organisasi.
Bupati Sampang Tegaskan Pentingnya Mutasi
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa mutasi adalah kebutuhan organisasi, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Bupati Sampang meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak sekadar menempati kursi jabatan, tetapi mampu membuktikan kinerja.
“Penyegaran ini adalah dorongan agar seluruh aparatur meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan. Jabatan adalah amanah, jalankan dengan integritas,” tegasnya.
Menurut Bupati, efektivitas birokrasi menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah serta meningkatkan responsivitas pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Rotasi kali ini meliputi jabatan strategis di level dinas, kecamatan, hingga kelurahan. Sejumlah posisi penting yang mengalami pergantian antara lain:
- Ir. Wahyu Prihartono kini memimpin Dinas Perikanan
- Sri Andoyo Sudono SH, MM dipercaya sebagai Kepala Dinas PUPR
- Ir R.P. Muhammad Zis MT menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- Edi Subinto S.Pd., MM menjadi Asisten Administrasi Umum
- Yudhi Adidarta Karma S.STP memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
- Aminullah, S.Pd resmi menjadi Camat Sampang
- dr. Manarul Aini menduduki posisi Kabag Klaim Evaluasi dan Pelaporan RSUD dr. Mohammad Zyn
- Dan puluhan pejabat lainnya yang mengisi posisi camat, sekretaris kecamatan, kepala bidang, serta kepala seksi di berbagai OPD.
Dengan perombakan besar ini, Pemkab Sampang menargetkan terbangunnya birokrasi yang lebih solid, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Pejabat diminta tidak hanya cepat beradaptasi, tetapi juga mampu bekerja kolaboratif antar-instansi.
“Ini momentum pembenahan total birokrasi. Kita ingin aparatur lebih gesit menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tambah Bupati.
Rotasi dan mutasi ini disebut sebagai salah satu langkah penting memperkuat pelayanan publik, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga layanan administrasi di tingkat kecamatan dan desa.
Dengan dilantiknya 65 pejabat baru, Pemkab Sampang berharap seluruh aparatur mampu mempercepat realisasi program prioritas daerah serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. (Fais)
