Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Angin Ribut

Avatar of Lintang
Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyerahkan bantuan kepada warga korban bencana angin ribut. (Kominfo Kab Mojokerto)
Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyerahkan bantuan kepada warga korban bencana angin ribut. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bergerak cepat merespons dampak bencana alam yang melanda beberapa wilayahnya. Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perhatian kepada masyarakat dengan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga korban bencana angin ribut.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Kamis (9/10) sore, sehari setelah bencana terjangan angin kencang merusak sejumlah rumah warga. Aksi ini menegaskan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.

Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan Material dan Peninjauan Langsung Korban Bencana Angin Ribut

Bantuan yang diserahkan meliputi material bangunan yang sangat dibutuhkan untuk perbaikan rumah yang rusak, serta paket bantuan logistik dan kebutuhan dasar lainnya. Penyerahan simbolis ini dilakukan langsung oleh Bupati Albarra di lokasi terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Mojokerto tidak sendiri. Beliau didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Camat Jetis dan Sooko, serta sejumlah kepala desa setempat.

Kehadiran jajaran pimpinan ini memastikan bahwa penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Adapun beberapa warga yang menerima bantuan material antara lain:

  • Ibu Sulika, warga Griya Jetis Permai, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, menerima bantuan asbes enam lembar dan kayu ukuran 6 x 12 sebanyak dua batang.
  • Ibu Suntamah, warga Dusun Pelabuhan, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, menerima asbes ukuran 105 x 300 sebanyak empat lembar.
  • Bapak Riyo, warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menerima kayu 6 x 12 sebanyak empat batang, asbes empat lembar, bata merah 650 buah, dan semen tiga sak.
  • Bapak Wijanarko, warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menerima asbes ukuran 105 x 300 sebanyak 12 lembar.
  • Ibu Rushidayati, warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menerima canal C sebanyak delapan lonjor dan spandek ukuran lima meter sebanyak sembilan lembar.
  • Bapak Hendun Ardiansyah, warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menerima asbes ukuran 105 x 300 sebanyak lima lembar.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menyerahkan bantuan kepada warga korban bencana angin ribut. (Kominfo Kab Mojokerto)

Selain bantuan material bangunan, masing-masing warga terdampak juga mendapatkan bantuan paket sembako dari Baznas Kabupaten Mojokerto, satu unit kompor gas dua tungku, serta paket perlengkapan keluarga yang berisi sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, sampo, handuk, pembalut, tisu, senter, kontainer plastik, jas hujan, perlengkapan P3K, dan sarung.

Bupati Albarra dalam arahannya menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap bencana yang menimpa masyarakat.

“Saya bersama Kepala BPBD, Camat Jetis, dan Kepala Desa Jetis meninjau langsung kondisi rumah warga yang terdampak puting beliung. Setelah dilakukan asesmen dan pendataan, terdapat kurang lebih 45 rumah yang terdampak angin puting beliung yang tersebar di Kecamatan Jetis, Kecamatan Sooko, dan Kecamatan Gedeg,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bantuan material yang diserahkan merupakan hasil dari proses asesmen yang dilakukan sebelumnya oleh tim BPBD Kabupaten Mojokerto.

“Untuk kecamatan yang sudah diasesmen, hari ini kami berikan bantuannya. Sementara kekurangannya akan segera kami selesaikan besok. Ini merupakan bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Mojokerto terkait dengan penanganan bencana yang ada di Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak dapat segera memperbaiki rumah mereka dan kembali beraktivitas seperti semula. Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam di musim pancaroba saat ini. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page