Bupati Mojokerto Resmikan 5 Jembatan Penghubung Antarwilayah

Avatar of Jurnalis: Ahmad
IMG 20251229 WA0099
Bupati Mojokerto meresmikan Jembatan Lebaksono Kabupaten Mojokerto. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com) 

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.Com- Bupati Mojokerto meresmikan 5 jembatan penghubung antarwilayah sebagai upaya memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis di Jembatan Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (29/12/2025), yang menjadi salah satu akses penting warga.

5 jembatan yang telah selesai dibangun tersebar di beberapa kecamatan, yakni Talunbrak di Dawarblandong, Tinggarbuntut di Bangsal, Lebaksono di Pungging, Jurang di Ngoro, serta Swideng di Trowulan. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas sekaligus memperpendek jarak tempuh antarwilayah.

“Hari ini ada 5 jembatan yang sudah selesai dan kita resmikan. Peresmian di Lebaksono ini menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.

Komitmen Bupati Mojokerto

Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas yang dijalankan secara berkelanjutan setiap tahun. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi warga di berbagai sektor.

Jembatan Lebaksono memiliki bentangan sekitar 7 meter dengan panjang kurang lebih 60 km, hampir serupa dengan Jembatan Talunbrak. Selain pembangunan jembatan, pemerintah daerah juga menuntaskan perbaikan sekitar 34 kilometer jalan dari total 83 kilometer jalan rusak yang menjadi target penanganan.

“Pembangunan jembatan dan peningkatan kualitas jalan akan terus kami lakukan secara bertahap agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Gus Barra dalam sambutannya.

Meski menghadapi tantangan berupa pemotongan transfer dana dari pemerintah pusat, pemerintah daerah memastikan program prioritas tetap berjalan. Program tersebut meliputi jaminan kesehatan masyarakat tidak mampu, pembangunan infrastruktur, serta penyediaan rumah layak huni bagi warga.

“Kami tetap mengutamakan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk Universal Health Coverage dan rumah layak huni yang tahun ini terealisasi ratusan unit,” ungkapnya.

Di akhir kegiatan, Bupati Mojokerto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang turut mengawal pembangunan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kualitas infrastruktur dan memperkuat kolaborasi demi percepatan pembangunan daerah. (Innka Cristy Natalia)

Responsive Images

You cannot copy content of this page