Bupati Mojokerto Letakkan Batu Pertama Jembatan Talunbrak, Tingkatkan Aksesibilitas Antar Wilayah

Avatar of Lintang
IMG 20250416 WA0061
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian melakukan peletakan batu pertama Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian melakukan peletakan batu pertama Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/4/2025). Langkah signifikan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Proyek yang didanai dengan anggaran sebesar Rp 14,9 miliar itu diperoleh melalui hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bupati yang akrab disapa Gus Barra menyebut, proyek ini bertujuan untuk memperkuat aksesibilitas antar wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Jembatan baru yang menghubungkan antara Dusun Brak dan Dusun Talun serta Desa Ngampel, Balongpanggang, Gresik, ini akan memiliki panjang 60 meter dan lebar 6 meter, yang memungkinkan kendaraan roda empat melintas dan meningkatkan aksesibilitas ke Kabupaten Gresik. Proyek ini menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati.

Gus Barra mengatakan, Jembatan Talunbrak adalah salah satu jembatan yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat. Sebab, sejak pertama kali Jembatan Talunbrak terdampak bencana banjir tahun 2021, beberapa kali telah dilakukan penanganan darurat. Namun, penanganan darurat tersebut kurang maksimal.

Selain itu, rusaknya Jembatan Talunbrak saat itu membuat aktivitas warga tersendat, karena jembatan tersebut menjadi akses vital untuk bersekolah, bekerja, dan bertani.

IMG 20250416 WA0059

“Alhamdulillah, hari ini insyaallah pembangunan jembatan baru akan terlaksana, sehingga akan sangat bermanfaat untuk mendukung akses transportasi menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian dengan aman. Bahkan, jembatan ini bukan hanya untuk masyarakat Mojokerto, namun juga untuk masyarakat Gresik,” ungkap Gus Barra.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu berharap, pembangunan tidak hanya Jembatan Talunbrak ini saja, tetapi juga pembangunan lainnya yang ada di Dinas PUPR dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang maksimal serta terbaik bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, saya memohon kepada tim pendampingan dari Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di Bumi Majapahit,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pesan kepada Dinas PUPR bahwa pembangunan infrastruktur, baik berupa pembangunan jalan, jembatan, irigasi, maupun drainase adalah sarana-prasarana yang sangat dinanti dan diharapkan oleh masyarakat Mojokerto.

“Jadi, jangan kecewakan masyarakat kita. Lakukan yang terbaik, pantau kualitas dan kualitasnya, perhatikan proses kerjanya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, perwakilan dari Pemkab Gresik, Forkopimca Dawarblandong, serta tokoh masyarakat setempat. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page