IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Bupati Mojokerto dan Pj Wali Kota Mojokerto Rapat Koordinasi, Persiapkan Pengamanan Malam Tahun Baru

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
WhatsApp Image 2023 12 29 at 11.03.11 AM
Rapat koordinasi Bupati Mojokerto dan Pj Wali Kota Mojokerto (Diskominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas persiapan pengamanan malam tahun baru 2024.

Pelaksanaan rakor yang berlangsung di ruang kerja PJ Wali Kota Mojokerto, Kamis (28/12/2023) pagi ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman menjelang tahun baru 2024 di Bumi Majapahit.

Responsive Images

Dalam kesempatan itu, Ali Kuncoro mengungkapkan, bahwa konflik perguruan pencak silat menjadi atensi bersama, sehingga terkait rencana pengamanan malam tahun baru 2024 harus menjadi satu yakni aglomerasi Mojokerto Raya.

“Kita juga harus samakan persepsi persiapan malam nataru terutama rekayasa lalu lintas. Diperkirakan ada 107 juta orang bergerak di Jawa Timur. Sehingga yang jadi atensi kerawanan di kabupaten adalah karena banyaknya destinasi wisata atau jujukan libur nataru. Kita harus sama-sama saling kerja sama,” jelasnya.

Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, dalam memprediksi puncak musim hujan pada awal tahun 2024, Ia telah menginstruksikan kepada seluruh camat dan lurah untuk mengecek saluran irigasi dan pemangkasan pohon yang rawan tumbang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kota Mojokerto.

“Namun masalah kami adalah tidak memiliki BPBD sendiri, sehingga gabung jadi satu dengan Satpol PP. Maka dari itu, kami sangat bergantung di BPBD Kabupaten Mojokerto,” bebernya.

Sementara itu, terkait kewaspadaan terhadap bencana alam, Bupati Ikfina menjelaskan, bahwa Pemkab Mojokerto telah melakukan mitigasi kerawanan-kerawanan bencana alam sejak tahun 2021.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu menjelaskan, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Mojokerto sudah ditindaklanjuti oleh pihaknya, seperti contohnya kasus tahun 2020 dan awal 2021 di Desa Tempuran Kecamatan Sooko.

“Wilayah tersebut posisinya cekung, sehingga kita juga kerja sama dengan BBWS. Termasuk luapan-luapan di Mojoanyar, pada 2023 kita sudah selesaikan pembangunan 6 pintu air agar lebih lebar sebagai bentuk antisipasi dan meminimalisir,” bebernya.

Bupati Ikfina juga mengatakan, dalam mempersiapkan jelang tahun baru 2024, Pemkab Mojokerto telah melakukan cek daerah wisata yang ada di Bumi Majapahit serta memberikan himbauan peringatan di sekitar kawasan tempat wisata.

“Kami sudah cek jalur wisata, dan dipasang banner-banner peringatan tanda bahaya sekitar kawasan Pacet serta Trawas. Terutama area Perhutani ke bawah, yang posisinya terkikis air hujan. Perbaikan akan kita lakukan tahun depan. Arah Padusan Pacet sudah dilebarkan, dan Insya Allah tidak ada jalur yang membahayakan,” pungkasnya.

Diketahui, pada pelaksanaan keamanan jelas tahun baru 2024, pihak kepolisian juga telah mempersiapkan beberapa konsep untuk pengamanan, yakni pihak kepolisian akan memfokuskan pada titik-titik keramaian seperti di alun-alun kota Mojokerto, Jembatan Rejoto, Kota Mojokerto, dan beberapa tempat keramaian dan wisata yang ada di Mojokerto raya.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko beserta jajaran Forkopimda Mojokerto Raya. (*)

Tinggalkan komentar