Bupati Mojokerto Resmikan Taman Kepuhanyar

Avatar of Ahmad
Sambutan Bupati Mojokerto meresmikan Taman Kepuh Anyar. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com) 
Sambutan Bupati Mojokerto meresmikan Taman Kepuhanyar. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra meresmikan Taman Kepuh di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Selasa (24/02/2026).

Peresmian ini menandai transformasi kawasan kumuh menjadi lingkungan terpadu yang lebih tertata, terang, dan nyaman dihuni masyarakat.

Wajah Baru Taman Kepuhanyar

Peresmian Taman Kepuh Anyar menjadi bagian dari pengembangan kawasan terintegrasi di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Wilayah yang sebelumnya masuk kewenangan provinsi dengan luasan kumuh lebih dari sepuluh hingga lima belas hektare kini tampil dengan wajah baru yang lebih layak dan representatif.

“Di Kabupaten Mojokerto diwujudkan melalui kawasan terpadu dan terintegrasi di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto,” ujar Muhammad Al Barra dalam sambutannya.

Penataan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.

“Di mana malam hari ini kita menyaksikan bersama sebagai kawasan kewenangan provinsi dengan luasan kumuh di atas sepuluh hingga lima belas hektare,” katanya.

Penanganan kawasan meliputi perbaikan rumah tidak layak huni melalui program bedah rumah yang bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat dan Komando Daerah Militer Lima Brawijaya.

IMG 20260224 WA0001
Bupati Mojokerto berbincang dengan gubernur Khofifah

Selain itu, disediakan akses air minum aman melalui pompa sumur, menara air, jaringan perpipaan hingga saluran rumah, pembangunan jalan lingkungan lengkap dengan trotoar dan paving, instalasi pengelolaan air limbah, sarana pengelolaan sampah, serta dukungan proteksi kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur turut memberikan sentuhan kawasan berupa penerangan jalan umum dan sarana ruang terbuka. Sepanjang jalan kini tampak terang dengan lampu yang tertata rapi sehingga mempercantik dan menghidupkan suasana lingkungan.

“Masyarakat mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ibu Gubernur. Kami di Kabupaten Mojokerto mengalokasikan anggaran sebesar 18M 214 Juta rupiah untuk 618 penanganan rumah tidak layak huni yang dibedah tahun 2025,” ungkapnya.

Harapan Bupati Mojokerto

Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya menuntaskan persoalan rumah tidak layak huni secara bertahap. Pendanaan dilakukan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, tanggung jawab sosial perusahaan, serta Badan Amil Zakat Nasional agar jumlah rumah tidak layak huni semakin berkurang setiap tahunnya.

“Kami berharap masih banyak rumah tidak layak huni di Kabupaten Mojokerto dapat diselesaikan secara bertahap melalui kolaborasi berbagai sumber anggaran sehingga kondisi tersebut berangsur berkurang,” ujarnya.

Ia juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berlanjut agar kolaborasi yang telah terjalin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dan membudayakan pola hidup bersih dan sehat.

“Kawasan yang sudah cantik ini harus dijaga bersama, dirawat, dan dipertahankan semangatnya demi masa depan Kabupaten Mojokerto yang lebih baik,” tutup Bupati Mojokerto.(Innka)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page