Bupati Jember Buka Pekan Raya Jumerto 3, Kolaborasi dengan 30 UMKM

Avatar of Redaksi
Pembukaan Pekan Raya Jimerto, Jember. (Lana/kabarterdepan.com)
Pembukaan Pekan Raya Jumerto, Jember. (Lana/kabarterdepan.com)

Jember, kabarterdepan.com – Pertunjukan seni pencak silat, penanaman 10 Pohon Jeruk dan pelepasan 1.000 burung merpati menandai Pembukaan Pekan Raya Jumerto (PRJ) ke 3. Pembukaan PRJ tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, Jumat (17/5/2024).

Turut hadir mendampingi Bupati Jember, ketua TP PKK Kabupaten Jember Hj Kasih Fajarini, Kadis Sosial Akhmad Helmi Luqman, Kadis Lingkungan Hidup Sugiyarto, dan Muspika Kecamatan Patrang.

Dalam sambutannya Bupati Jember menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan PRJ 3 yang dilaksanakan kelurahan Jumerto dengan berkolaborasi bareng 30 UMKM dan Pelaku Seni Budaya setempat.

“Adanya kegiatan Pekan Raya Jumerto akan mendongkrak sektor perekonomian karena terjadi transaksi jual beli,” kata Hendy Siswanto yang memiliki latar belakang seorang wirausaha.

Dia katakan adaya kegiatan PRJ tentunya masyarakat akan hadir dan akan membeli produk UMKM yang dijajakan di setiap stand. Sehingga perekonomian akan bangkit karena terjadi perputaran uang.

“Ini sudah terbukti saat masih dilanda wabah covid tahun 2021, daya beli masyarakat menurun. Setelah tahun 2022 covid 19 berangsur hilang. Berbagai event kita gelar baik itu pengajian, kegiatan olahraga maupun seni budaya. UMKM di Jember secara perlahan dan pasti di tahun 2023 perekonomian Jember menduduki peringkat 3 se-Jawa Timur dan secara nasional ada di peringkat 13,” paparnya.

Bupati Jember mengimbau kepada OPD, kecamatan, kelurahan dan desa untuk terus berinovasi membuat kegiatan yang memiliki multi player efect di sektor UMKM.

“UMKM Bangkit rakyat Jember sejahtera, pengangguran secara perlahan berkurang,” pungkasnya.

Di Pekan Raya Junerto, selain mempromosikan produk UMKM, juga ada pelayanan Adminduk dari Dispendukcapil.

Menurut Arief, salah seorang warga Junerto, mengaku senang bisa terlayani penggantian KTP secara offline dengan hanya membawa KTP yang lama dan foto Copy kartu keluarga (KK). Proses pengurusan KTP tidak sampai 5 menit.

“Padahal sebelumnya saya sempat urus melalui on line di kelurahan tapi nggak selesai bolak balik kami tanya. Harapan saya kalau bisa Dispendukcapil Jember jemput bola seperti sekarang ini di kegiatan PRJ,” ucapnya.

Tidak hanya layanan Dispendukcapil yang diserbu warga Jumerto, stand layanan kesehatan dari Prodi keperawatan Universitas Jember juga memberikan layanan gratis untuk cek up gula darah dan tensi juga diserbu warga setempat. (Lana)

Responsive Images

You cannot copy content of this page