IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Bupati Ikfina Minta Warga Wujudkan Kabupaten Mojokerto Mandiri Secara Fiskal

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
Gala Dinner Pajak Daerah dan Championship ETPD OPD tahun 2023 (Diskominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengajak seluruh pihak di Kabupaten Mojokerto untuk terus meningkatkan sinergisitas dalam rangka mewujudkan Kabupaten Mojokerto menyandang status mandiri secara fiskal.

Hal ini ia sampaikan dalam agenda Pajak Award yang dikemas dalam acara Gala Dinner Pajak Daerah dan Championship ETPD OPD tahun 2023 di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto, Rabu (27/12/2023) malam.

Responsive Images

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menyampaikan terima kasih kepada para wajib pajak di Kabupaten Mojokerto karena telah tertib membayar pajak.

Menurutnya, secara tidak langsung para wajib pajak telah berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Mojokerto.

“Terima kasih kepada para wajib pajak, ini merupakan agenda rutin tahunan untuk memberikan apresiasi kepada para wajib pajak karena telah berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Mojokerto,” ungkap Ikfina.

Saat ini, lanjut Ikfina, Kabupaten Mojokerto masih belum berstatus sebagai daerah yang mandiri secara fiskal. Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh elemen di Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan sinergisitas dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto menjadi daerah yang mandiri secara fiskal.

“Pemerintah daerah didorong terus oleh pemerintah pusat supaya mandiri secara fiskal. Dengan demikian, maka daerah tersebut akan lebih maju karena mampu membiayai daerahnya sendiri untuk pembangunan yang lebih maju,” tuturnya.

Ikfina juga melanjutkan, hingga saat ini pembiayaan Kabupaten Mojokerto sebagian besar masih tergantung dana transfer dari pusat. Pihaknya mengajak seluruh elemen untuk bekerja sama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mojokerto.

“Karena untuk membangun suatu daerah tidak mungkin hanya menggantungkan dana transfer dari pusat. Saat kami mendapatkan PAD dari wajib pajak, maka seluruh anggaran itu bisa kita gunakan untuk kembali memberikan manfaat kepada masyarakat,” imbuhnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengajak seluruh OPD yang terkait dan membidangi perizinan serta investasi untuk memberikan kejelasan pelayanan kepada calon investor.

“Salah satu upaya kita untuk menambah PAD, yakni memberikan kejelasan pelayanan kepada calon investor yang ingin investasi di Kabupaten Mojokerto. Ini PR kita, bagaimana kita bisa memberikan kejelasan pelayanan perizinan kepada calon investor, sehingga kita bisa menarik investor untuk berinvestasi di Kabupaten Mojokerto,” katanya.

Dengan demikian, Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mojokerto juga akan bisa terdongkrak dan bisa menjadi salah satu jalan Kabupaten Mojokerto menyandang status daerah mandiri secara fiskal. (*)

Tinggalkan komentar