Bunda Corla Debut Film Keluarga Mertua Ngeri Kali, Siap Bawa Karakter Donda yang Blak-blakan!

Avatar of Lintang
Mertua Ngeri Kali
Film Mertua Ngeri Kali. (Cinepolis)

Hiburan, Kabarterdepan.com — Kabar gembira datang bagi jutaan pengikut Bunda Corla di media sosial. Wajah artis viral Cynthia Corla Pricillia, atau yang akrab disapa Bunda Corla, kini dapat dinikmati dengan durasi lebih panjang melalui film drama komedi keluarga terbarunya, Mertua Ngeri Kali.

Film ini menjadi penanda debut Bunda Corla dalam industri perfilman, setelah sebelumnya dikenal luas melalui siaran langsungnya yang kocak, jujur, dan apa adanya di media sosial.

Dalam film yang disutradarai oleh Key Mangunsong ini, Bunda Corla menghidupkan karakter sentral bernama Donda.

Donda digambarkan sebagai seorang ibu mertua berdarah Batak yang sangat dominan, blak-blakan, dan protektif luar biasa terhadap putra semata wayangnya, Raja (Dimas Anggara). Karakter ini sangat relevan dengan citra Bunda Corla yang ceplas-ceplos dan penuh energi.

Film Mertua Ngeri Kali ini secara khusus menyoroti konflik sehari-hari yang sangat “relate” dengan kehidupan nyata, terutama dinamika hubungan antara mertua dan menantu.

Film ini turut didukung oleh rumah produksi seperti A&Z Films, Anami Films, PK Films, Josh Pictures, dan Kami Sinema. Film ini menjanjikan drama komedi hangat yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton di Indonesia.

Sinopsis Film Mertua Ngeri Kali

Mertua Ngeri Kali mengikuti kisah Andara (Naysila Mirdad), seorang penulis sinetron kejar tayang. Ia harus berjuang menghadapi tekanan yang konstan dari sang mertua, Donda (Bunda Corla).

Donda adalah seorang janda sosialita yang tidak rela melepaskan putra tunggalnya, Raja. Ketegangan memuncak karena dua perempuan dengan generasi dan tradisi yang berbeda ini terpaksa harus tinggal di bawah satu atap.

Konflik yang disajikan tidak hanya seputar komedi sehari-hari. Konflik batin mereka akan diuji saat sebuah peristiwa tak terduga mengguncang hidup mereka. Andara dan Donda kemudian harus memilih: melanjutkan hidup masing-masing dalam ketegangan, atau belajar membuka hati demi sang cucu tercinta. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page