BUMD Grobogan Diguyur Penyertaan Modal Rp 4,9 Miliar, Begini Harapan Bupati

Avatar of Redaksi
IMG 20240813 153413
Suasana rapat paripurna ke-24 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Grobogan (masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com – Penyertaan modal kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Grobogan dapat tingkatkan perekonomian masyarakat. Hal itu diutarakan Bupati Grobogan Sri Sumarni dalam rapat paripurna ke-24 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (12/8/2024).

Di Paripurna itu, setidaknya membahas agenda pembicaraan tingkat II (Pengambilan Keputusan) atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyertaan modal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan kepada BUMD tahun 2025 serta pembubaran panitia Khusus III tahun 2024.

“Pada dasarnya, penyertaan modal kepada BUMD ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Penguatan BUMD, meningkatkan sumber PAD serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Grobogan.

Ditegaskannya, dalam tujuan penyertaan modal sebagaimana dirumuskan dalam ketentuan Pasal 3 Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Grobogan kepada Badan Usaha Milik Daerah Tahun 2025.

“Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka penyertaan modal kepada kelima Badan Usaha Milik Daerah pada Tahun 2025 telah ditentukan pula peruntukannya,” bebernya.

Sri sumarni mengatakan tentang peruntukan penyertaan modal atau kucuran dana nantinya akan diberikan Pemkab kepada empat BUMD yang ada di Kabupaten Grobogan.

“Sesuai paripurna sebelumnya, kucuran dana yang akan diberikan empat BUMD tersebut senilai Rp 4,9 Miliar,” terangnya.

Nantinya, sambung Sri Sumarni, besaran anggaran tersebut akan di berikan kepada PT. Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Jawa Tengah. Perusahaan Umum Daerah Air Minum Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan. Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Purwa Artha dan terakhir Perumda Purwa Aksara.

“Penyertaan Modal kepada PT. Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Jawa Tengah dipergunakan untuk memperkuat kapasitas penjaminan dan memperluas cakupan wilayah kegiatan usaha,” jelasnya.

Sementara, penyertaan modal yang diberikan kepada perbankan lainya, diperuntukan kepada Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Purwa Artha yang nantinya dipergunakan untuk pengembangan kredit di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selanjutnya, khusus penyertaan modal kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan dipergunakan untuk pengadaan water meter dan aksesories.

“Untuk merevitalisasi jaringan pipa distribusi Bendung Kletak Godong-Klambu, dan jaringan pipa distribusi Jati Pohon-Grobogan,” bebernya.

Sementara yang terakhir, penyertaan modal kepada Perumda Purwa Aksara akan dipergunakan untuk pengembangan bisnis perusahaan berupa pemenuhan kebutuhan belanja alat tulis kantor, alat kebersihan, dan bahan baku usaha percetakan.

“Dengan adanya pengaturan yang berkaitan dengan penggunaan penyertaan modal dimaksud, tentunya pemanfaatan dana tersebut tidak boleh menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan,” jelas Sri Sumarni.

Selanjutnya, sambung Bupati Grobogan telah menjadi tugas bersama sesuai dengan fungsi masing-masing pihak untuk mengawasi pelaksanaan penyertaan modal dimaksud. Sehingga, pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Nantinya, pada akhirnya Badan Usaha Milik Daerah tersebut, benar-benar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah secara signifikan dan berfungsi sebagai salah satu sumber pendanaan bagi pembangunan Kabupaten Grobogan,” pungkas Bupati Sri Sumarni (Masrikin)

Responsive Images

You cannot copy content of this page