Buka Sosialisasi Penggunaan KKPD, Bupati Mojokerto: Dukung Efektivitas Pengelolaan Keuangan

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 05 27 at 8.07.30 PM
Sosialisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengadakan sosialisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Arayana Hotel and Resort, Senin (27/5/2024) pagi.

Sosialisasi KKPD yang diinisiasi BPKAD Kabupaten Mojokerto ini untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah. Agenda tersebut diikuti sedikitnya 120 pejabat di lingkungan Pemkab Mojokerto.

Ratusan pejabat terdiri dari Kepala OPD, PPTK, OPD Pilot Project, serta Bendahara Pengeluaran. Selain itu, mereka mendapat pengarahan dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengungkapkan, adanya KKPD ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

“Intinya ini adalah mendukung SPBE Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto terutama dalam hal pengelolaan keuangan,” ucap Bupati Ikfina.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto juga mengatakan, adanya KKPD ini dinilai dapat memberikan keuntungan kegunaan bagi para OPD karena menggunakan kartu kredit dengan sistem pembayaran non tunai (Cashless).

Tak hanya itu, sambung Bupati Mojokerto, ini juga memudahkan para OPD dalam melaksanakan berbagai kegiatan terkait dengan penggunaan uang pemerintah daerah.

“Jadi ini sebenarnya ada dua jenis kegunaan yaitu untuk barang dan jasa serta perjalanan dinas, jadi kalau perjalanan dinas cukup membawa kartu itu saja,” tuturnya.

Melalui KKPD ini, lanjut Ikfina, pengeluaran dan pemasukan keuangan dari para OPD akan dapat tercatat dengan baik serta ada bukti cetak yang dikeluarkan untuk memantau pengelolaannya.

“Jadi di satu sisi nanti keuntungannya adalah semua tercatat dengan baik, semuanya transparan,” jelasnya.

Pada akhir arahannya, Bupati Ikfina juga berpesan kepada seluruh kepala OPD untuk selalu memonitor pengeluaran keuangan menggunakan KKPD tersebut.

“Karena kartu ini nanti tanggung jawabnya tetap di kepala OPD masing-masing, jadi nanti saya minta tolong kepada para kepala OPD masing-masing untuk monitor, jadi nanti kalau bisa juga bapak ibu bisa memonitor masing-masing, jadi kita tahu nanti pengeluarannya apa saja,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page