
Medan, Kabarterdepan.com – Sebuah warung kelontong di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, menjadi sasaran penyerangan sekelompok geng motor. Para pelaku tidak hanya melakukan pengeroyokan terhadap penjaga warung, tetapi juga merusak dan menjarah barang dagangan.
Salah satu korban, Misbarzi, penjaga warung, menceritakan kronologi kejadian. Dari kesaksiannya, penyerangan terjadi pada Jumat (17/1/2025) dini hari. Awalnya, dua orang pembeli datang dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian, sekitar 20 pemuda dengan sepeda motor mendatangi warung tersebut.
Misbarzi mengungkapkan dirinya mengalami penganiayaan brutal. Selain dirinya, temannya yang berada di lokasi juga mengalami luka-luka di kaki, bahu, dan kepala.
“Kepala saya dipukul, mata kanan ini ditonjok. Saat saya terkapar, digebuki lagi, diinjak-injak lagi. Kalau teman saya, luka ada di kaki, bahu, dan kepalanya,” ungkapnya.
Saat mencoba berlindung di dalam kamar, pintu kamar yang hanya disekat triplek didobrak oleh para pelaku.
“Setelah itu saya pingsan dan digebukin lagi dibawah,” tambah Misbarzi.
Selain pengeroyokan, para pelaku juga merusak dan menjarah barang dagangan seperti rokok berbagai merek, es krim, serta merusak tempat telur dan barang lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 5 juta.
“Yang diambil rokok, es krim dan kerugian sampai Rp 4-5 juta karena tempat telur 2 ikat dihancurin juga, ini barang barang semua dihancurin juga,” kata Misbarzi.
Aksi brutal ini terekam dalam CCTV dan beredar luas di media sosial. Dalam video, terlihat pelaku mengejar korban hingga masuk ke dalam ruko, melempari, dan menganiaya seorang yang sedang tertidur hingga tergeletak.
Kapolsek Medan Barat, Kompol Anria Rosa Piliang, menyatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki kasus ini.
“Keterangan korban, ada pembeli terlihat tergesa-gesa. Tiba-tiba datang sekitar 20 pemuda mengendarai sepeda motor ke warung itu,” ujarnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melaporkan kejadian serupa ke pihak berwajib. Hingga kini, polisi terus mengumpulkan bukti dan informasi untuk menangkap pelaku. (Riris*)
