Bocah Tiga Tahun Asal Nagrak Sukabumi Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 14 Meter

Avatar of Redaksi
IMG 20250624 WA0019
Saat proses evakuasi korban oleh Tim Gabungan. (Idris / Kabarterdepan.com)

Sukabumi, Kabarterdepan.com – Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun berinisial WS, warga Warungkawung,bRT 01/06, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, ditemukan tewas di dalam sumur sedalam 17 meter, Senin (23/6/2025).

Mayat WS awalnya ditemukan nenek korban bernama Juju.

“Dia pulang, terus saya jam 12 pas shalat, gak tau dia naik lagi kesini, Saya mau angkat jemuran di sumur teh udah atasnya udah roboh tutupnya, sebelumnya ditutup rapat pakai batu,” terangnya.

Lalu Juju menanyakan ke orang rumah mengenai keberadaan WS, namun tidak ada yang tahu.

“Dicari-cari kemana mana gak ada, terus disenterin ke bawah ngeliatin,taunya ada sendal di bawah sumur,” ungkapnya.

Kitika itu juju curiga dengan adanya sandal WS mengambang di dalam sumur, ketiak diperiksa lagi menggunakan senter, ia kaget bahwa cucunya sudah mengambang di dalam sumur.

Mendengar laporan itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak dibantu warga mengevakuasi mayat WS didalam sumur sedalam 14 meter, meski memakan waktu yang cukup panjang, akhirnya mayat WS berhasil dievakuasi.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari puskesmas, mayat WS lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua, pentingnya menjaga keselamatan anak-anak dan memastikan bahwa lingkungan bermain mereka sekitar aman dan tidak menimbulkan bahaya, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (Idris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page