BKPPD Grobogan Sebut Pelamar CPNS Banyak Tak Lolos Tahapan SKD, Ini Faktanya

Avatar of Redaksi
Screenshot 20241111 222602 1
Para peserta CPNS di Kabupaten Grobogan berkumpul (Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com –
Banyak peserta rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan dinyatakan tidak lolos tahapan selanjutnya.

Salah satu penyebabnya adalah para pelamar tidak hadir dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Grobogan, Padma Saputra, Senin (11/11/2024).

Padma mengungkapkan, setiap sesi di setiap titik lokasi SKD yang digelar memiliki catatan para peserta yang tidak hadir.

“Saat ini, di titik lokasi SKD BKN (Badan Kepegawaian Negara) Jakarta ada 18 peserta yang tidak hadir dari total 147 peserta dalam satu sesi,” ujar Padma.

Namun, saat ini pihaknya belum melakukan perekapan terkait jumlah peserta yang tidak hadir saat tes SKD.

Perekapan itu, nanti dilakukan paska selesai semua sesi SKD para pelamar CPNS dilingkungan Pemkab Grobogan.

“Ini masih ada satu sesi di provinsi Bengkulu yang akan digelar Rabu 13 November,” katanya.

Dikatakan Padma, para pelamar diwajibkan lulus passing grade atau ambang batas minimum untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Para pelamar wajib memenuhi passing grade dalam SKD, bila seluruh pelamar dalam satu formasi tidak ada yang pasing grade maka akan terjadi kekosongan formasi,” bebernya.

Di sesi Passing grade, Padma menerangkan, mencangkup tiga kategori, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan minimal skor 65, Tes Intelejensia Umum (TIU) dengan minimal skor 80, dan Tes Karekteristik Pribadi (TKP) dengan minimal skor 166.

“Jadi total akumulasi 311 dari tiga kategori yang menjadi tes SKD,” katanya.

Lebih lanjut, untuk kekosongan formasi yang tidak ada pelamar atau ada pelamar namun tidak memenuhi Passing grade, ia mengatakan memiliki opsi lain atau optimalisasi formasi yang akan diambilkan dari formasi lain dengan persyaratan serupa.

“Nanti diambil dari formasi lain yang ada peserta passing grade dengan nilai tertinggi. Semua sudah diatur sistem dari Panselnas (Panitia seleksi Nasional),” ujar Padma.

“Panselda (Panitia seleksi Daerah) hanya meneruskan pengumuman dari Panselnas,” imbuh Padma.

Disisi lain ia mengungkapkan tes SKD CPNS dilingkungan Pemkab Grobogan tahun 2024, dilakukan di 32 titik lokasi yang tersebar di Indonesia. Dengan total pelamar CPNS sebanyak 4242, titik lokasi terbanyak berada di Universitas Negeri Semarang dengan total 3538 peserta. Selanjutnya, berada di Hotel Sahid Raya Jogjakarta dengan total 449 pelamar. Terakhir di BKN Jakarta dengan total 147 peserta.

“Sisanya 108 peserta tersebar di 29 titik lokasi. Ada yang cuma 1 peserta Hingga 30 peserta di setiap titik lokasi,” terangnya. (Masrikin)

Responsive Images

You cannot copy content of this page