
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bimbingan teknis (Bimtek) persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara (Tungsura) oleh KPU Kota Mojokerto berlangsung di Samudro Ballroom, Lynn Hotel, Jl. Empunala No.87, Kota Mojokerto, Jum’at (8/11/2024).
Acara ini dalam rangka pemantapan pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara serta rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dalam Pilkada serentak tahun 2024 di Kota Mojokerto serta persiapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS.
Perwakilan ketua KPU Kota Mojokerto dari Divisi Teknis Penyelenggara, Ulil Abshor mengucapkan terima kasih kepada para undangan internal maupun eksternal yang telah hadir.
Dalam sambutannya, Ulil menyampaikan sudah menjadi tugas KPU untuk melakukan bimbingan, pelatihan, supervisi, dan monitoring. Pada bimtek kali ini akan dilakukan pendalaman terkait modul dalam bimtek pemungutan dan penghitungan suara. Para peserta yang hadir mendapatkan buku modul pelatihan.
“Salah satu tugas KPU pada jajaran di bawahnya adalah bimbingan, pelatihan, supervisi, monitoring, dan sebagainya. Tahun kemarin kita pendalaman rancangan pemungutan suara, kali ini kita akan pendalaman terkait modul dalam bimtek pemungutan dan penghitungan suara, persiapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara, itu yang menjadi tujuan,” paparnya.
Ulil mengungkapkan perlu adanya sinergi karena Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah melantik anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
“Harus sam-sama, ibaratnya mobil kecepatannya tinggi, kemarin sudah dilantik KPPS, jadi sudah punya pasukan dari sekian PPS,” lanjutnya.
Ulil berharap agar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengikuti Bimtek sampai akhir karena nantinya akan disampaikan kepada KPPS. Pihaknya juga mengimbau PPK dan PPS untuk melakukan monitoring dan pendampingan.
“Pada kesempatan ini saya berharap PPK dan PPS bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai, yang mana nanti isinya dari kegiatan ini diturunkan ke temen-temen KPPS termasuk melakukan monitoring pendampingan,” imbuhnya.
Selain itu, Ulil juga mengimbau pihak PPK dan PPS melakukan pemetaan kepada TPS yang memiliki potensi bermasalah.
“Harapan saya selaku divisi teknis, temen-temen PPK dan PPS bisa memitigasi kira-kira TPS TPS yang berpotensi ada masalah nah itu bisa dipetakan secara tersendiri,” pungkasnya sebelum menyatakan pembukaan acara.
Diketahui, acara bimtek ini diikuti oleh Sekretariat KPU Kota Mojokerto, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pak Yuwono, Lapas IIB Mojokerto, PPS dan PPK se-Kota Mojokerto. (Riris*)
