Bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Wali Kota Yogyakarta Paparkan Sejumlah Arahan

Avatar of Redaksi
IMG 20250411 WA0086 1
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedung Pracimasono Komplek Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (11/4/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com) 

Yogyakarta, Kabarterdepan – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (11/4/2025).

Usai melakukan pertemuan tersebut, Hasto menyampaikan sejumlah poin yang dibahas bersama Ngarsa Dalem.

Hasto menyampaikan Sultan berpesan perlu ada keselarasan pembangunan yang dilakukan antara provinsi dan kabupaten kota.

“Pada prinsipnya, kami kan walikota baru, kemudian Pak Gubernur memberikan arahan supaya pembagunan di Kota Yogyakarta agar tema-temannya menjadi subtema pembangunan di provinsi,” katanya saat diwawancarai wartawan.

Sultan disebut juga meminta agar tidak terjadi kemoloran dalam melakukan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Penyusunan APBD (arahan Sultan) tidak lebih dari bulan Oktober diharapkan sudah selesai,” katanya.

“Kami juga diberikan arahan terkait sinkronisasi teknis APBD yang dievaluasi provinsi, jangan sampai ada perbedaan yang fundamental,” imbuhnya.

Terkait kondisi kebersihan Malioboro, Sultan berpesan agar lokasi wisata tersebut tidak nampak kumuh terutama saat pengkondisian pemindahan gedung DPRD DIY.

“Jangan sampai berjubel, ada outlet untuk mengurai masa ketika kantor DPRD dipindah, harapannya menjadi outlet untuk mengurai massa di Malioboro,” terang Hasto.

Terkait dengan pengembangan kawasan selatan Kota Yogyakarta juga menjadi fokus yang disampaikan Ngarsa Dalem kepada jajaran pejabat yang datang.

Hasto menyampaikan bahwa saat ini Pemkot Yogyakarta berupaya untuk mengurangi volume kendaraan besar seperti bus pariwisata masuk ke dalam Kota.

“kami merencanakan secepatnya agar bus besar tidak masuk dengan menggunakan bus shuttle ke (dalam) kota,” katanya.

“Taman Budaya dan Embung Giwangan, Kotagede, kebun binatang (Gembira Loka) perlu kita kembangkan, itu arahan beliau,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page