
Kesehatan, Kabarterdepan.com – Bagi penderita asma, kemunculan gejala mendadak seperti sesak napas, batuk, dan napas berbunyi tentu sangat mengganggu aktivitas.
Selain pengobatan medis dari dokter, banyak yang mencari alternatif alami untuk meredakan gejala ringan ini. Salah satu yang kerap jadi perbincangan adalah konsumsi kopi.
Dilansir dari berbagai sumber pada Kamis (3/7/2025), sebagian penderita asma melaporkan merasakan sedikit kelegaan setelah mengonsumsi kopi. Fenomena ini memicu pertanyaan: apakah kopi benar-benar efektif meredakan gejala asma, atau hanya sekadar mitos?
Akan tetapi, penting untuk memahami apakah manfaat kopi untuk asma benar-benar aman dan efektif, serta apa saja risiko jika dikonsumsi secara berlebihan.
Potensi Manfaat Kopi untuk Asma
Meskipun kopi tidak dapat menggantikan obat asma, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam kopi memiliki efek yang mirip dengan bronkodilator, yaitu membantu melemaskan saluran napas.
Berikut beberapa potensi manfaat kopi untuk asma menurut penelitian:
Efek bronkodilator ringan
Kafein pada kopi dapat membantu melemaskan otot-otot di sekitar saluran pernapasan, sehingga saluran napas menjadi lebih terbuka. Efek ini mirip, meski jauh lebih lemah dibandingkan obat asma seperti teofilin.
Membantu meredakan gejala ringan
Mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang bisa membuat beberapa orang merasa sedikit lebih lega saat muncul gejala asma ringan, seperti sesak napas ringan atau batuk.
Meningkatkan fungsi paru-paru sementara
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan fungsi paru-paru selama 2–4 jam setelah dikonsumsi. Namun, efeknya bersifat sementara dan jauh lebih lemah dibandingkan obat dokter.
Perlu diingat, kopi hanya memberi efek ringan dan sementara pada gejala asma. Jika mengalami gejala berat, seperti sesak napas parah, sulit bicara, atau gejala tidak membaik setelah minum obat asma, segera cari pertolongan medis di rumah sakit terdekat. Jangan tunda berkonsultasi ke dokter agar penanganan yang diberikan tepat dan aman.
Menjaga kesehatan paru-paru juga dapat dilakukan dengan cara menghindari pemicu asma, konsumsi obat sesuai anjuran dokter, serta menjalani pola hidup sehat, seperti olahraga teratur dan menjaga pola makan. (*)
