Belum Ada Laporan Resmi, Lima Terduga Pencurian Kabel Tembaga di Mojokerto Belum Bisa Ditahan

Avatar of Redaksi
IMG 20250615 WA0030
Potret lima terduga pencurian kabel tembaga saat diamankan di Polres Mojokerto. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto belum bisa menahan lima orang yang diduga terlibat dalam pencurian kabel tembaga di Desa Sajen, Kecamatan Pacet.

Pasalnya, hingga lebih dari 1×24 jam sejak diamankan, pihak PT Telkom Indonesia yang diduga sebagai pemilik kabel belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi.

Kelima terduga pelaku, yakni Daroji (36), Jonathan Adi Prabowo (30), Hariyanto (41), Umar Hidayat (48), dan Samsul Samsudin (38), sebelumnya diamankan oleh tim intelijen Korem 082/CPYJ saat tengah menggali kabel tembaga pada Jumat (13/6/2025) dini hari. Mereka kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Mojokerto.

“Perkara dugaan pencurian kabel tembaga yang diduga milik Telkom diserahkan kepada kami oleh intel Korem kemarin malam sekitar pukul 22.00 WIB. Langsung kami tangani,” jelas Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Nova Indra Pratama, Sabtu (14/6/2025).

Saat ditangkap, tim mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi dengan nomor polisi S 8987 NE serta 10 potong kabel tembaga, masing-masing sepanjang dua meter.

Penyidik juga belum dapat memastikan besarnya nilai kerugian karena belum adanya laporan pemilik kabel tersebut sehingga berdasarkan asas kepastian hukum, pihak kepolisian harus membebaskan kelima terduga pelaku setelah melewati batas waktu 1×24 jam.

“Lima orang terduga tersebut kami pulangkan. Namun, barang bukti dan kabel masih kami amankan di Polres Mojokerto,” ungkap AKP Nova.

Diketahui, kabel tembaga yang digali oleh para pelaku merupakan jaringan lama yang ditanam sejak tahun 1971 dan saat ini sudah tidak lagi digunakan.

Namun demikian, status kepemilikan kabel tetap harus dipastikan melalui laporan resmi dari PT Telkom atau pihak terkait. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page