Jasad Diduga Ibu dan Anak Ditemukan Tragis di Lubang Bekas Asrama Polisi Jombang, Begini Kondisinya

Avatar of Ahmad
Kondisi jasad ibu dan anak di bekas Asrama Polisi Jombang. (Karimatul Maslahah/kabarterdepan.com)
Kondisi jasad ibu dan anak di bekas Asrama Polisi Jombang. (Karimatul Maslahah/kabarterdepan.com)

Jombang, kabarterdepan.com – Kawasan bekas Asrama Polisi (Aspol) di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mendadak mencekam. Warga setempat digemparkan dengan penemuan dua jenazah perempuan yang diduga ibu dan anak. Kedua jasad itu tergeletak di dalam sebuah lubang bekas bangunan tua.

Kondisi kedua jasad tersebut sangat mengenaskan, dengan luka bakar yang menyebabkan sebagian kulit mengelupas.

Keterangan Polres Jombang

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengonfirmasi bahwa kedua korban merupakan seorang perempuan dewasa dan seorang anak perempuan.

“Yang pertama perempuan dewasa, yang satu lagi masih anak kecil. Dugaan sementara, korban telah meninggal lebih dari satu hari dan saat ini sudah dievakuasi untuk otopsi,” jelas AKP Dimas di lokasi kejadian, Rabu (25/2/2026).

IMG 20260225 WA0187
Foto : Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander saat dimintai keterangan./Karimatul Maslahah/

Di tengah puing bangunan asrama polisi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang memperkuat misteri kematian korban, salah satunya adalah botol berisi cairan yang diduga kuat sebagai bahan bakar minyak (BBM). Temuan ini memicu tanda tanya besar apakah kedua korban sengaja dibakar atau terdapat unsur tindak pidana lainnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menyimpulkan apakah ini merupakan aksi pembunuhan atau bukan. Kami temukan botol berisi cairan diduga BBM di sekitar lokasi,” tambahnya.

Petunjuk Motor di Sekitar Asrama Polisi

Selain kondisi jasad di dalam lubang, perhatian penyidik juga tertuju pada sebuah sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO yang ditemukan tak jauh dari TKP. Menurut keterangan warga, motor tersebut sudah terparkir di area bekas Asrama Polisi selama dua hari terakhir.

Motor itulah yang kini menjadi kunci pembuka tabir identitas korban. Berdasarkan penelusuran pelat nomor, kendaraan tersebut mengarah pada seorang pria di Kabupaten Nganjuk. Pria tersebut diketahui baru saja melaporkan kehilangan istri dan anaknya yang pergi meninggalkan rumah menggunakan motor yang sama sejak dua hari lalu.

“Secara fakta di lapangan, indikasi kuat memang mengarah pada ibu dan anak asal Nganjuk. Namun, kondisi luka bakar pada jasad menyulitkan proses identifikasi sidik jari secara manual,” ungkap AKP Dimas.

Hingga saat ini, area bekas asrama polisi tersebut masih dalam pengamanan ketat kepolisian. Tim forensik terus bekerja untuk memastikan penyebab pasti kematian serta memastikan kecocokan identitas melalui tes DNA maupun pencocokan riwayat medis keluarga guna mengungkap tabir gelap di balik lubang bekas Aspol Ploso tersebut. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page