IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Begini Cara Polisi di Sidoarjo Cegah Aksi Balap Liar

IMG 20240303 WA00181
Petugas gabungan di Sidoarjo menyita sejumlah barang bukti dari sebuah rumah disinyalir sebagai bengkel perakitan sepeda motor untuk balap liar, Sabtu (2/3/2024). (Eko Setyawan/Kabarterdepan.com)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Disinyalir dijadikan tempat perakitan sepeda motor untuk aksi balap liar, sebuah rumah usaha atau bengkel di wilayah Sidoarjo digerebek polisi, Sabtu (2/3/2024).

Pengerebekan itu dilakukan usai kepolisian menerima laporan dari masyarakat. Bengkel itu berada di Desa Ketapang Keres, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Responsive Images

Kapolsek Tanggulangin Kompol I GP Atmagiri mengatakan, petugas gabungan telah menyita dan mengamankan 11 unit sepeda motor tidak sesuai standar, dari penggerebekan tersebut.

“Belasan motor tersebut dibawa ke Mapolsek Tanggulangin,” kata Atmagiri.

Selain itu, petugas juga menyita sebanyak enam mesin, diduga sebagai bahan mesin drag race sepeda motor.

“Itu juga kami sita, dengan diangkut menggunakan mobil pikap Unit Lantas Polsek Tanggulangin,” terangnya.

Barang bukti lain, kata Atmagiri, petugas juga menyita dua rangka sepeda motor yang nomor rangkanya terlihat rusak. Diduga telah dirusak menggunakan mesin gerinda.

“Ini merupakan operasi cipta kondisi jelang Bulan Suci Ramadan,” katanya.

Mantan Kasi Propam Polresta Sidoarjo itu menambahan, penggerebekan dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya aksi balap liar di wilayah Tanggulangin, Sidoarjo. Sebab, aksi balap liar sangat meresahkan warga, baik pengguna jalan maupun warga di sekitarnya.

“Tak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga bisa membahayakan orang lain,” ujarnya.

Ia menyampaikan, bahwa sepeda motor yang disita bisa dikembalikan ke pemilik. Namun, sejumlah syarat harus terpenuhi. Antara lain, harus dapat mengembalikan motor ke dalam bentuk dan sesuai standar.

“Dan harus menyertakan surat kelengkapan kendaraan. Mereka juga diminta menandatangani surat pernyataan tak akan mengulangi kembali. Begitu juga untuk pemilih bengkal, kami tidak tegas. Kami ingin balap liar ini benar-benar hilang,” tandanya. (*)

Responsive Images

Tinggalkan komentar