Baznas dan Korpri Kota Mojokerto Bersinergi Berikan Pendampingan Medis untuk Warga Kurang Mampu

Avatar of Lintang
4fbefb43989ef84c779056be108bcd27
Pj Wali Kota Mojokerto dan Sekdakot saat memberikan pendampingan medis bagi keluarga (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), memberikan bantuan kemanusiaan berupa pendampingan medis kepada warga kurang mampu yang tengah menangani masalah kesehatan serius.

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama dengan Korpri Kota Mojokerto yang bertujuan untuk meringankan beban warga, mulai dari pendampingan transportasi, biaya operasional, hingga fasilitas medis bagi para pasien.

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengungkapkan, pentingnya peran Baznas dan Korpri dalam masyarakat yang membutuhkan mendapat akses pengobatan dengan layak dan pendampingan penuh selama proses pengobatan.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa yang memerlukan pertolongan medis, terutama dari keluarga yang kurang mampu, mendapatkan bantuan yang tepat. Ini adalah wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Mojokerto dan Korpri untuk membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Moh Ali Kuncoro.

Moh Ali Kuncoro menambahkan bahwa kolaborasi antara Korpri dan Baznas diharapkan dapat memberikan bantuan yang lebih luas dan merata bagi warga Kota Mojokerto yang membutuhkan.

“Dengan bantuan yang lebih terorganisir dan terarah, kami berharap warga yang sedang dalam kesulitan dapat menjalani pengobatan dengan tenang dan mendapatkan layanan yang maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, juga menyampaikan dukungannya atas inisiatif ini.

“Kerja sama antara Baznas dan Korpri sangat strategis dalam memberikan bantuan yang cepat dan tepat sasaran. Kami memastikan bantuan bahwa warga yang membutuhkan tidak hanya mendapatkan bantuan finansial, tetapi juga pendampingan dan dukungan moral selama menjalani pengobatan,” kata Gaguk Tri Prasetyo.

Salah satu penerima bantuan, Oktavia Dwi, seorang remaja berusia 17 tahun yang menderita tumor rahim, mendapatkan fasilitas antar jemput dari rumah ke rumah sakit, serta bantuan biaya operasional selama menjalani perawatan di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, termasuk rujukan ke Rumah Sakit RSPAL Surabaya.

Bantuan serupa juga diberikan kepada Aprilia Shabarina Anggita, seorang bayi berusia tiga bulan yang menderita Retino of Prematurity (gangguan) Selain retina pada bayi prematur).

Pendampingan untuk kontrol mata ke RS Mata Undakan Surabaya, Aprilia juga tengah menjalani pemeriksaan jantung di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo. seorang remaja berusia 14 tahun yang mengalami skoliosis atau kelainan pada tulang belakang, menerima bantuan komprehensif dari Baznas.

Bantuan ini mencakup pendampingan kontrol ke beberapa rumah sakit, termasuk RS dr. Soetomo di Surabaya dan RS Tulang dr. Suharso di Solo.

Selain itu, Baznas juga menanggung biaya hidup Alivia dan keluarganya selama pengobatan, menyediakan kursi roda, kasur khusus, serta bantuan biaya untuk perawatan luka rutin di Puskesmas Gedongan. Alivia diadakan menjalani kontrol lanjutan ke Solo pada akhir bulan ini. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page