Bayar Belanja di Pasar Pakai QRIS? Sampang Jadi Pelopor Digitalisasi Pasar Tradisional

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Pegawai bank jatim yang sedang melakukan edukasi QRIS ke penjual dipasar rong tengah (fais/kabarterdepan.com)
Pegawai bank jatim yang sedang melakukan edukasi QRIS ke penjual dipasar rong tengah (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang menggandeng Bank Jatim dalam mendukung program digitalisasi pasar tradisional.

Langkah ini dimulai dengan menjadikan Pasar Rong Tengah sebagai pasar percontohan penerapan pembayaran non-tunai berbasis QRIS.

Koordinasi antara Diskopindag dan Bank Jatim ini menjadi perhatian masyarakat, karena dinilai sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan pasar modern dan transparan. Melalui kerja sama tersebut, para pedagang di Pasar Rong Tengah kini mulai menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran.

Tujuan QRIS

Kepala Diskopindag Sampang, Hj. Chairijah, saat dikonfirmasi kabarterdepan.com melalui panggilan WhatsApp, menjelaskan bahwa program digitalisasi pasar merupakan salah satu fokus utama instansinya pada tahun ini.

“Tujuan awal kita menggunakan QRIS adalah untuk memudahkan transaksi dan meminimalisir kecurangan dalam retribusi pasar. Dengan sistem ini, uang yang masuk bisa dipantau secara real-time melalui Bank Jatim. Selain itu, Pasar Rong Tengah juga kami jadikan percontohan pasar bersih,” ujar Chairijah, Selasa (14/10/2025)

Dari hasil pantauan kabarterdepan.com di lokasi, terlihat petugas Bank Jatim tengah melakukan edukasi dan penempelan kode QRIS pada lapak-lapak pedagang.

Petugas juga memberikan pendampingan bagi pedagang yang belum terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital.

Salah satu pegawai Bank Jatim, Aan, mengatakan pihaknya akan rutin melakukan pendampingan dua kali dalam seminggu.

“Kami akan datang seminggu dua kali untuk membantu para penjual yang ingin menarik uang hasil penjualan melalui QRIS. Selain itu, kami juga mengedukasi mereka cara menggunakan dan mengecek transaksi melalui M-Banking Bank Jatim,” jelasnya saat di wawancarai kabarterdepan.com, Rabu (15/10/2025)

Dengan penerapan sistem pembayaran digital ini, diharapkan pengelolaan keuangan pasar menjadi lebih transparan, efisien, dan sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan pasar modern berbasis digital di Kabupaten Sampang. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page