Bantul Heboh, Pria 49 Tahun Meninggal di Kontrakan

Bantul Heboh, Pria 49 Tahun Meninggal di Kontrakan
Bantul Heboh, Pria 49 Tahun Meninggal di Kontrakan

Bantul, kabarterdepan.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia secara mendadak di rumah kontrakannya di Jalan Parangtritis, Dusun Jurug, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Jumat (20/2/2026) pagi.

Polsek Bantul Terima Laporan Pukul 06.00

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto. Ia menyampaikan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 06.00 WIB.

“Benar, pada hari Jumat tanggal 20 Februari 2026 sekira pukul 06.00 WIB telah dilaporkan adanya seorang laki-laki meninggal dunia mendadak di rumah kontrakan wilayah Jurug, Bangunharjo, Sewon,” kata Rita.

Korban diketahui berinisial HTR (49), laki-laki, kelahiran Semarang, 19 Juni 1976, beragama Islam, bekerja di bidang perdagangan.

Berdasarkan identitas, korban beralamat KTP di Pancaregang, Tunjungteja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dan tinggal bersama istrinya di kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, yakni istri korban IPIT MUNIROH (45), peristiwa bermula saat keduanya melaksanakan sahur bersama sekitar pukul 03.00 WIB.

“Setelah sahur, korban merasa mengantuk dan kembali tidur. Sekira pukul 04.20 WIB, istrinya hendak membangunkan untuk salat Subuh, namun korban tidak bangun,” jelas Rita.

Istri korban kemudian melaksanakan salat sendiri. Usai salat, ia kembali mencoba membangunkan korban, namun tetap tidak ada respons. Saat dicek, napas korban diketahui telah terhenti.

Dalam kondisi panik, saksi menghubungi pemilik kontrakan, Siti Mudrikah (41), serta berupaya menghubungi ambulans Puskesmas Sewon dan ambulans milik warga, namun belum mendapat respons.

Saksi juga menghubungi PMI, hingga akhirnya pada pukul 06.10 WIB, pemilik kontrakan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sewon.

Petugas Polsek Sewon segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat tiba di lokasi, petugas PMI Kabupaten Bantul telah berada di lokasi dan melakukan evakuasi korban ke RSUD Panembahan Senopati Bantul atas permintaan keluarga.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Berdasarkan keterangan istri dan keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan sedang menjalani rawat jalan,” terang Rita.

Ia menambahkan, pihak Polsek Sewon telah melakukan pendataan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Baca juga: Ranwal RKPD Kota Mojokerto 2027, Partisipasi Publik Jadi Kunci

Karena korban langsung dievakuasi oleh PMI saat petugas tiba, pihak kepolisian belum sempat berkoordinasi lebih lanjut dengan tenaga medis di lokasi.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Panembahan Senopati untuk disucikan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Hadid Husaini)

Editor berita: Ririn W.

Responsive Images

You cannot copy content of this page