Bantuan untuk Korban Terdampak Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi Terus Berdatangan

Avatar of Redaksi
IMG 20241207 WA0067
Bantuan kemanusiaan untuk bencana bnajir dan longsor di Sukabumi. (M Idris Andriansah/kabarterdepan.com)

Sukabumi, Kabarterdepan.com -intensitas hujan yang tinggi sejak awal Desember membuat sejumlah daerah di Sukabumi mengaa Pasca bencana longsor, pergeseran tanah dan banjir menerjang Sukabumi, hujan deras terus mengguyur di awal bulan Desember 2024, akibatnya sejumlah rumah, jalan beserta fasilitas umum lainya rusak, bahkan sebagian masyarakat terdampak harus mengungsi ketempat lebih aman, yang telah disediakan Pemerintah setempat, karena rumahnya rusak akibat dari bencana tersebut.

Bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi terus berdatangan.

Bantuan tersebut ada yang berupa paket sembako, pakaian, dan lainnya. Jal itu disampaikan Sekretaris Kecamatan Simpenan, Asep Hudri, di Kantor Kecamatan Simpenan, Sabtu (7/12/2024).

“Pasca terjadinya bencana alam, bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak langsung disalurkan ke titik-titik penampungan pengungsi di sekitar lokasi kejadian, jadi setiap bantuan yang diterima posko induk langsung kami didistribusikan para petugas posko secara merata kepada para korban bencana alam,” jelasnya.

Hingga saat ini, bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan, obat-obatan dan pakaian masih terus mengalir dan ditampung di posko induk. Selanjutnya didistribusikan kepada para korban.

“Hari kemarin saja kami menerima bantuan dari Dandim, dan relawan Hary Tanoe langsung kita salurkan kepada korban terdampak,” ujarnya.

Saat malam terjadinya bencana, pemerintah provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi langsung menyalurkan logistik yang dibutuhkan para korban, seperti bahan makanan, pakaian, selimut, dan tenda.

“Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Forkopimcam Simpenan langsung menyalurkan logistik yang dibutuhkan para korban, seperti bahan makanan, pakaian, selimut, dan tenda,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, intensitas hujan yang tinggi sejak awal Desember membuat sejumlah daerah di Sukabumi mengalami longsor, pergeseran tanah dan banjir. Akibatnya sejumlah rumah, jalan beserta fasilitas umum lainya rusak. Bahkan sebagian masyarakat terdampak harus mengungsi ke tempat lebih aman. (M Idris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page