
Sragen, kabarterdepan.com.- Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Mondokan sedang berkumpul di gedung olahraga balai desa Jekani Kecamatan Mondokan, Sragen, Selasa (8/10/2024).
Mereka datang dengan membawa kupon dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sragen untuk ditukar dengan satu paket bantuan sembako dari Baznas.
Ketua Baznas Kabupaten Sragen, Mustaqim, mengatakan pembagian sembako baznas di Kecamatan Mondokan kali ini adalah yang kelima kalinya di Kabupaten Sragen setelah sebelumnya Baznas membagikan sembako yang sama di Kecamatan Sragen, Gemolong, Gondang dan Gesi.
“Pembagian ini yang kelima kalinya setelah kemarin di wilayah Kecamatan Gesi,” ucapnya.
Dikatakannya, bantuan sembako dikecamatan Mondokan menyasar 705 keluarga penerima manfaat, sembako tersebut berisi 1 kantong beras 3 kg, 1 pcs minyak goreng kemasan 1 liter. Gula pasir 1 kg, 1 botol kecap, 1 bungkus teh dan 3 bungkus mie instan.
“Kalau dirupiahkan sembako yang dibagikan Rp 110 ribu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah keseluruhan bantuan sembako Baznas di Sragen mencapai 16.060 paket, dibagikan kepada keluarga yang dianggap miskin, atau keluarga yang tidak mampu yang terintegrasi data DTKS, SKTM Kabupaten Sragen.
“Diharapkakan bantuan sembako ini dapat meringankan beban dan membahagiakan keluarga yang kurang mampu,” Harapnya.
Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, bantuan sembako ini merupakan wujud perhatian dari Pemerintah Kabupaten melalui Baznas, kepada warga masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Sragen.
Yuni juga menyosialisasikan tentang Pilkada Sragen 2024 yang saat ini terdapat dua pasangan calon (paslon), yaitu nomor urut 1 Untung Wibowo Sukawati dan Suwardi dan nomor urut 2 Sigit Pamungkas dan Suroto. Dia juga menyebut dua paslon gubernur dan wakil gubernur sesuai nomor urut.
Kepada warga masyarakat Kecamatan Mondokan, Yuni berpesan untuk menjaga kerukunan jelang pemilihan maupaun pasca pemilihan dipilkada 2024 27 November mendatang.
“Pesan saya, agar menjaga kerukunan saat Pilkada nanti,” tandasnya.
Sebagai informasi tambahan, kupon sembako mberkahi dari Baznas Sragen yang dibagikan kepada penerima manfaat berukuran 3 cm x 10 cm itu berwarna merah, terdapat nomor sesuai urutan jumlah kupon, 1-70.
Selain itu, pada warna dasar putih dikupon tersebut nama Baznas Kabupaten Sragen berwarna hijau tua serta simbol Garuda Pancasila dan logo Pemerintah Kabupaten Sragen.
Kupon sembako inilah yang sempat disoal karena dibagikan bertepatan dengan masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2024. Selain itu sembako yang dibagikan diwadahi tempat yang berwarna merah. (Masrikin).
