Bangun Spiritualitas, Lapas Mojokerto Gelar Ibadah Jumat Agung Virtual bagi WBP

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 04 18 at 16.46.56 d7bd320f
Potret warga binaan mengikuti ibadah Jumat Agung. (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus mendorong pendekatan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum dan keterampilan, tetapi juga menyentuh sisi spiritual para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu wujudnya, pelaksanaan ibadah Jumat Agung secara virtual bagi WBP beragama Kristen.

Meski dibatasi oleh dinding dan jeruji, kekhidmatan ibadah tetap terasa dalam pelaksanaan Jumat Agung yang digelar secara daring di dalam lingkungan lapas. Doa, pujian, dan renungan yang disiarkan langsung diikuti para WBP dengan penuh ketertiban dan kesungguhan hati.

Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pembinaan spiritual menjadi salah satu elemen penting dalam proses pemasyarakatan. Ibadah seperti ini diharapkan mampu memberikan ruang refleksi dan penguatan mental bagi para WBP.

“Kami percaya bahwa pembinaan yang menyentuh hati nurani dapat menjadi titik balik perubahan. Lewat kegiatan keagamaan seperti ini, para WBP diajak untuk merenungkan hidup, menumbuhkan harapan, dan memperbaiki diri,” tutur Rudi.

Lapas Mojokerto pun memastikan keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga ibadah bisa berjalan lancar tanpa gangguan. Para WBP menyambut kegiatan ini dengan antusias dan rasa syukur, karena tetap dapat menjalani perayaan keagamaan meski tengah menjalani masa pidana.

Lebih dari sekadar bentuk pemenuhan hak beragama, ibadah Jumat Agung ini menjadi sarana pembinaan moral dan spiritual yang penting bagi proses reintegrasi sosial para narapidana. Lapas Mojokerto berharap kegiatan serupa terus menjadi bagian dari pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page