
Sejarah, Kabarterdepan.com – Aristoteles, lahir pada tahun 384 SM di Stagira, Yunani, adalah salah satu filsuf paling berpengaruh dalam sejarah.
Sebagai murid Plato dan guru Alexander Agung, Aristoteles mengembangkan berbagai disiplin ilmu termasuk logika, etika, politik, dan sains.
Ia mendirikan Lyceum, sekolah yang memajukan pemikiran ilmiah dan filosofis dalam berbagai bidang.
Karya-karya terkenal Aristoteles, seperti “Nicomachean Ethics” dan “Politics,” membahas berbagai aspek kehidupan manusia dan pemerintahan.
Dalam “Nicomachean Ethics,” Aristoteles mengembangkan teori etika berbasis kebajikan yang menekankan pentingnya mencapai keseimbangan antara kebajikan dan keinginan.
Sementara dalam “Politics,” ia mengeksplorasi berbagai bentuk pemerintahan dan konsep keadilan sosial.
Aristoteles juga berkontribusi pada pengembangan logika formal yang menjadi dasar pemikiran ilmiah modern.
Prinsip-prinsip logika dan sebab-akibat yang dikembangkan Aristoteles masih relevan dalam analisis ilmiah dan filosofis hingga hari ini.
Kontribusinya pada etika, politik, dan sains menjadikannya salah satu tokoh sentral dalam sejarah filsafat. (redaksi)
