Apresiasi Gercep Polda Sumut Tangkap Ratu Entok, GAMKI : Harus Langsung Ditahan!

Avatar of Redaksi
Ratu Entok saat di Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan dugaan penistaan agama Kristen yang menjeratnya, Selasa (8/10/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Ratu Entok saat di Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan dugaan penistaan agama Kristen yang menjeratnya, Selasa (8/10/2024) (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Medan, Kabarterdepan.com – Apresiasi gerak cepat Polda Sumut untuk menjemput paksa atau menangkap Ratu Entok, Sekjen Gerakan Angkatan Muda Kristen (GAMKI), Swangro Lumbanbatu mengatakan, kalau sudah sudah dijemput dan ditangkap kan ada prosesnya, Senin (8/10/2024) sore.

“Kami tidak mau diproses-proses saja, itu harus ditahan. Bukan hanya diperiksa-periksa, terus dikasi pulang, nggak bisa begitu. Jadi diproses, langsung ditahan. Jangan sampai nantinya, GAMKI di tingkat kabupaten / kota sampai ribut karena memang desakan dari bawah ini sudah sangat masif,” ungkap Swangro Lumbanbatu.

Lebih lanjut, Swangro Lumbanbatu menuturkan, GAMKI ada di 38 kota / kabupaten, lengkap DPC-nya, kalau dikerahkan oleh tingkat provinsi, namun pihaknya masih menahan.

“Kami masih menunggu dari Polda Sumatera Utara (Sumut) supaya benar-benar diproses dan langsung ditahan. Supaya masyarakat tenang dan di masa mendatang tidak ada kegaduhan seperti ini. Semoga ini menjadi pelajaran buat semua agama, bukan hanya untuk agama Kristen dan Islam, tetapi semua agama yang diakui di republik ini,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi Kabarterdepan.com, Direktorat Reserse Siber Polda Sumut terus mendalami selebgram dan juga tiktoker, Ratu Entok.

Ratu Entok  yang mempunyai nama asli Irfan Satria Putra ini ditangkap sekitar pukul 12:05 WIB di kediamannya. Hingga sore ini pukul 15:30 WIB ia masih diperiksa.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi belum bisa membeberkan status hukumnya karena masih pemeriksaan. “Saat ini dalam pemeriksaan penyidik. Kita tunggu prosesnya, ya,” tutur Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Saatditangkap dan dibawa ke Polda Sumut, Ratu Entok mengenakan kemeja berwarna merah dengan lis putih di bahu sebelah kirinya dan celana panjang garis-garis. Ia didampingi seorang wanita dan sejumlah pria.

Ratu Entok yang juga memakai sandal jepit putih dengan tali warna biru, berkacamata cokelat, sembari menenteng tas dan sebotol air mineral terus berjalan naik ke tangga menuju lantai dua gedung direktorat reserse siber Polda Sumut tanpa mengucapkan sepatah kata pun. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page