
Bangkalan, kabarterdepan.com – Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat (APPM) Desa Lerpak menggelar audiensi dengan PLN ULP Bangkalan untuk menyampaikan aspirasi warga terkait pelayanan kelistrikan, Jumat (2/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, APPM menyoroti sejumlah persoalan yang kerap dikeluhkan masyarakat, di antaranya dugaan pungutan liar, pemadaman listrik tanpa pemberitahuan, serta sikap oknum petugas di lapangan.
Ketua APPM Desa Lerpak, Hoirullah, menegaskan bahwa audiensi ini bertujuan mencari solusi dan kepastian pelayanan, bukan untuk memicu konflik.
“Kami datang bukan untuk mencari musuh, tetapi ingin memastikan hak masyarakat sebagai pelanggan listrik terpenuhi. Harapan kami, PLN bisa bekerja lebih profesional, transparan, dan sesuai aturan,” ujar Hoirullah.
Hoirullah menambahkan, APPM akan terus mengawal hasil audiensi sebagai bentuk tanggung jawab moral pemuda dalam mengawasi pelayanan publik.
Komitmen PLN Bangkalan
Sementara itu, Kepala PLN ULP Bangkalan, Nasir, menyatakan pihaknya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan APPM dan berkomitmen melakukan evaluasi internal.
“Setiap masukan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Kami akan menindaklanjuti aduan sesuai prosedur dan meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih transparan dan responsif,” kata Nasir.
Menurutnya, PLN juga mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal resmi pengaduan dan permohonan layanan agar setiap laporan dapat ditangani secara terukur dan terdokumentasi.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal perbaikan layanan kelistrikan di Desa Lerpak dan wilayah lainnya secara umum, serta memperkuat komunikasi antara PLN dan masyarakat. (Fais)
