
Teknologi, Kabarterdepan.com – Apple secara resmi memperkenalkan iPhone 16e, model entry-level terbaru dalam jajaran iPhone 16 yang menggantikan iPhone SE. Perangkat ini menjadi iPhone pertama yang menggunakan modem seluler buatan Apple sendiri, C1, serta mendukung Apple Intelligence, sistem kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada privasi. Pre-order dibuka mulai 21 Februari, dengan ketersediaan di pasar mulai 28 Februari.
Performa dan Desain
iPhone 16e ditenagai oleh chip A18, yang menawarkan peningkatan kinerja CPU hingga 80% lebih cepat dan enam kali lipat performa pembelajaran mesin dibandingkan dengan A13 Bionic pada iPhone 11. Smartphone ini memiliki layar OLED Super Retina XDR berukuran 6,1 inci dan dilindungi oleh kaca Ceramic Shield. Daya tahan baterainya diklaim mampu bertahan 12 jam lebih lama dibandingkan iPhone SE, dengan dukungan pengisian daya USB-C (kecepatan transfer data hingga 480 Mbps) serta pengisian daya nirkabel. Perangkat ini dapat bertahan hingga 26 jam untuk pemutaran video (21 jam jika streaming) dan 90 jam untuk pemutaran audio. Selain itu, iPhone 16e mendukung pengisian daya cepat, mampu mengisi hingga 50% hanya dalam 30 menit menggunakan adaptor daya USB-C 20W dari Apple.
Spesifikasi Layar Super Retina XDR:
- Layar OLED 6,1 inci (15,40 cm) penuh
- Resolusi 2532×1170 piksel dengan kerapatan 460 ppi
- Mendukung HDR, True Tone, dan Wide Color (P3)
- Haptic Touch dan rasio kontras 2.000.000:1 (tipikal)
- Kecerahan maksimal 800 nits (tipikal); puncak 1.200 nits (HDR)
- Lapisan oleophobic anti sidik jari
- Fitur Display Zoom dan Reachability
Ponsel ini juga mendukung konektivitas satelit untuk SOS darurat, bantuan di pinggir jalan, serta perpesanan di luar jaringan. Tombol Action baru memungkinkan akses cepat ke berbagai fungsi seperti kamera, aplikasi Translate, Shazam, serta aplikasi pihak ketiga seperti Snapchat.
Integrasi Apple Intelligence
iPhone 16e menjalankan iOS 18 dan mendukung Apple Intelligence, menghadirkan fitur AI berbasis perangkat seperti Clean Up untuk pengeditan foto, pencarian foto dengan bahasa alami, serta pembuatan Genmoji berbasis AI. Siri juga ditingkatkan dengan pemahaman konteks yang lebih baik dan integrasi opsional dengan ChatGPT untuk pencarian informasi yang lebih luas. Apple memastikan bahwa privasi tetap menjadi prioritas dengan teknologi Private Cloud Compute, sehingga data yang diproses tidak disimpan secara permanen.
Kamera
Sistem kamera ganda 48MP pada iPhone 16e menawarkan fitur zoom optik 2x, mode Malam, serta perekaman video 4K Dolby Vision.
Spesifikasi Kamera Belakang:
- Kamera utama 48MP (26 mm, f/1.6) dengan stabilisasi gambar optik dan Hybrid Focus Pixels
- Kamera telefoto 12MP 2x (52 mm, f/1.6) dengan stabilisasi gambar optik
- Zoom digital hingga 10x
- Mode Malam, Photonic Engine, Deep Fusion, dan Smart HDR 5
- Mode Potret dengan Depth Control dan Portrait Lighting
- Panorama (hingga 63MP), Photographic Styles, dan mode Burst
- Perekaman video 4K Dolby Vision dalam berbagai frame rate, mode Night Time-lapse, dan QuickTake Video
- Perekaman Audio Spasial serta pengurangan kebisingan angin
Kamera Depan (TrueDepth):
- Kamera 12MP (f/1.9) dengan autofokus dan Focus Pixels
- Mode Malam, Smart HDR 5, dan Photographic Styles
- Mode Potret dengan Depth Control dan Portrait Lighting
- Perekaman video 4K Dolby Vision dan slow-motion
Keberlanjutan Lingkungan
Apple terus berkomitmen pada keberlanjutan dengan iPhone 16e yang menggunakan 100% kobalt daur ulang dan 95% lithium daur ulang dalam baterainya. Rangka ponsel ini juga terbuat dari 85% aluminium daur ulang dengan kemasan berbasis serat sepenuhnya. Ponsel ini memiliki sertifikasi IP68, yang memungkinkan ketahanan terhadap air hingga kedalaman enam meter selama 30 menit sesuai standar IEC 60529.
Harga dan Ketersediaan
iPhone 16e dibanderol mulai dari $599 (sekitar Rp9,4 juta) untuk varian penyimpanan 128GB. Apple juga menyediakan pilihan 256GB dengan harga $699 (sekitar Rp11 juta) serta 512GB seharga $899 (sekitar Rp14 juta). Pilihan warna yang tersedia adalah hitam matte dan putih.
Opini dan Analisis
Peluncuran iPhone 16e menandai langkah signifikan Apple dalam menghadirkan ponsel entry-level dengan fitur premium. Dibandingkan dengan iPhone SE, perangkat ini menawarkan layar OLED yang lebih baik, daya tahan baterai lebih lama, serta fitur AI yang lebih canggih. Integrasi Apple Intelligence menunjukkan komitmen Apple dalam menghadirkan AI yang tetap menjaga privasi pengguna, sesuatu yang masih menjadi perhatian utama di industri teknologi.
Namun, harga $599 masih tergolong tinggi untuk kategori entry-level, terutama di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Dengan persaingan dari merek seperti Samsung dan Xiaomi yang menawarkan ponsel dengan spesifikasi tinggi di kisaran harga yang lebih terjangkau, Apple harus mengandalkan ekosistemnya untuk menarik pengguna. Meski begitu, penggunaan modem seluler pertama buatan Apple menjadi langkah menarik yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap Qualcomm di masa depan.
Bagi pengguna yang mencari ponsel dengan performa tinggi, ekosistem iOS yang solid, serta fitur AI terbaru, iPhone 16e bisa menjadi pilihan menarik. Namun, bagi mereka yang mencari opsi lebih terjangkau dengan fitur serupa, mungkin ada alternatif lain di pasar Android yang layak dipertimbangkan. (*)
