Apple Hadirkan Pemantauan Detak Jantung di Powerbeats Pro 2

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 02 12 at 3.52.20 PM
Powerbeats Pro 2.

Teknologi, Kabarterdepan.com – Apple akhirnya mengumumkan kehadiran Powerbeats Pro 2 pada Selasa (11/2), hampir enam tahun setelah generasi pertama Powerbeats dirilis ke pasar. Perangkat terbaru ini tetap mempertahankan desain ear hook khas untuk olahraga, namun dengan peningkatan kualitas suara, daya tahan baterai lebih lama, serta casing pengisian daya nirkabel.

Salah satu inovasi terbesar yang dihadirkan pada Powerbeats Pro 2 adalah fitur pemantauan detak jantung bawaan. Fitur ini aktif saat pengguna berolahraga dan menyediakan data real-time melalui sensor optik LED.

Selain terintegrasi dengan aplikasi kesehatan Apple, fitur ini juga kompatibel dengan sejumlah aplikasi kebugaran populer, termasuk Open, Peloton, Runna, Slopes, Ladder, Nike Run Club, dan YaoYao. Namun, Strava, yang merupakan salah satu aplikasi lari paling populer, tidak masuk dalam daftar kompatibilitas.

Powerbeats Pro 2 memperluas portofolio kesehatan Apple yang selama ini berpusat pada Apple Watch. Sejak awal, Apple Watch telah menawarkan fitur seperti pelacakan langkah, ECG (elektrokardiogram), deteksi jatuh, serta pemantauan tidur. Pada 2024, Apple juga memperkenalkan fitur alat bantu dengar untuk AirPods Pro 2. Penambahan pemantauan detak jantung pada lini Beats memunculkan spekulasi bahwa fitur ini juga akan hadir di AirPods generasi mendatang, meskipun hal ini membutuhkan peningkatan perangkat keras yang signifikan.

WhatsApp Image 2025 02 12 at 3.52.22 PM

Berbeda dengan AirPods yang dirancang untuk penggunaan umum, Powerbeats lebih fokus pada aktivitas olahraga dan kebugaran. Model terbaru ini juga mengalami peningkatan dari segi chipset, dari W2 ke H2, yang pertama kali digunakan di AirPods Pro 2 pada 2022. Chip H2 ini tetap menjadi yang terdepan di jajaran headphone Apple hingga kemungkinan diperkenalkannya AirPods Pro 3 di masa mendatang.

Apple menyatakan bahwa penggunaan chip terbaru berkontribusi pada peningkatan daya tahan baterai. Earbuds ini kini mampu bertahan hingga 10 jam, meningkat dari 9 jam pada pendahulunya. Namun, yang paling mencolok adalah peningkatan kapasitas baterai casing pengisi daya, yang kini mencapai 45 jam dari sebelumnya 24 jam. Apple berhasil mencapai peningkatan ini sembari mengurangi ukuran casing yang sebelumnya terkenal besar.

Dari segi kualitas suara, Powerbeats Pro 2 juga mengalami peningkatan dengan hadirnya Spatial Audio dengan head tracking—teknologi peredam bising yang sama seperti di AirPods Pro 2—serta Adaptive EQ yang menyesuaikan kualitas audio berdasarkan bentuk telinga pengguna.

Bagian ear hook kini dibuat dari paduan nikel untuk meningkatkan ketahanan, sementara bobot keseluruhan earbud dikurangi hingga 20%. Untuk memastikan kenyamanan, Apple mengklaim telah menguji Powerbeats Pro 2 pada 1.000 atlet guna menciptakan desain yang lebih universal. Earbuds ini juga memiliki sertifikasi tahan keringat IPX4, sama seperti AirPods. Selain pengisian daya nirkabel, Apple mengganti port Lightning dengan USB-C, menyesuaikan dengan standar terbaru.

Powerbeats Pro 2 sudah tersedia untuk pembelian online mulai hari ini dengan harga USD 250, sama seperti generasi sebelumnya saat pertama kali dirilis pada 2019. Perangkat ini akan mulai dijual di toko-toko pada Kamis, 13 Februari 2025.

Meskipun pengumuman ini terlambat untuk momentum Super Bowl, Apple tetap menggelontorkan dana besar untuk promosi dengan menggandeng atlet-atlet ternama seperti LeBron James, Lionel Messi, dan Shohei Ohtani. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page