Apel Akbar Kokam Muhammadiyah 2025, Polri Jalin Kerja Sama Ketahanan Pangan

Avatar of Redaksi
IMG 20250720 WA0063
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat ditemuai usai Apel Akbar Kokam Muhammadiyah di Stadion Tridadi, Sleman, DIY, Minggu (20/7/2025). (Hadid Husaini / kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Polri bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (Kokam) Muhammadiyah memulai kerja sama dalam bisa ketahanan pangan melalui penanaman jagung.

Hal tersebut diwujudkan saat digelarnya Apel Akbar Kokam yang digelar di Stadion Tridadi, Sleman pada Minggu (20/7/2025).

Kerja sama tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Kapolri menyampaikan program ini disebutnya banyak memiliki dampak positif dalam mendukung program nasional.

“Ini sebagai bagian kita untuk mendukung hal tersebut (ketahanan pangan) dengan menanam di lahan jagung 1 juta hektar,” katanya.

“Kami optimis dengan bergabungnya Kokam maka program tersebut (ketahanan pangan) bisa dicapai, bahkan bisa lebih dari yang diharapkan,” katanya saat diwawancarai wartawan.

Program ketahanan pangan melalui penanaman jagung disebutnya mendorong program strategis nasional yang juga prioritas lainnya yakni Makan Bergizi Gratis (MBG)

Jagung disebutnya merupakan salah satu sumber pakan ternak yang nantinya bisa menstabilkan kebutuhan pakan lainya dengan produksinya yang meningkat.

“Program ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat tingkat petani ini juga membangkitkan daerah. Selain itu petani bisa membangkitkan ekonomi di daerah pertumbuhan ekonomi di wilayah,” ujarnya.

Sementara itu Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menyampaikan pihaknya bersama Polri berupaya untuk mengonsolidasikan gerakan melalui peran pemuda Muhammadiyah dan Kokam untuk mewujudkan kepentingan bangsa melalui ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan ini problem kita bersama, dahulu kita kuat. Dan di Era Pak Prabowo ini saya yakin dengan mobilisasi potensi kita bisa swasembada pangan kedaulatan pangan dan ketahanan pangan,” katanya.

Dengan kerjasama yang terjalin, Muhammadiyah diharapkan tidak hanya fokus dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi dan dakwah, namun juga konsentrasi kepada gerakan pemuda.

Haedar menyampaikan peran generasi millenial dan Gen-Z penting sebagai tumpuan gerakan tersebut. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page