Antisipasi Pembuangan Sampah Sembarangan, Pemkot Yogyakarta Tanam Pohon Pisang di Lahan Kosong Milik Warga

Avatar of Redaksi
Screenshot 20250830 064603
Penanaman bibit pohon pisang di lahan milik warga di Kampung Tompeyan, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, DIY, Jumat (28/8/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.con – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan penanaman pohon pisang jenis Rojo Bagus di lahan yang berpotensi dijadikan lokasi pembuangan sampah liar di Kampung Tompeyan, Tegalrejo, Kota Yogyakarta Jumat (29/8/2025).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Satpol PP Kota Yogyakarta, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat menyampaikan penanaman dilakukan di lahan kosong milik warga yang belum dikelola, sehingga dimanfaatkan untuk kegiatan Panca Tertib.

“Ini bagian dari komitmen kami membersamai Kampung Panca Tertib. Kita kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ketahanan pangan di lahan kosong milik warga yang belum terkelola,” kata Octo.

Pihaknya mendorong agar masyarakat dapat menjaga ketertiban di lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Jenis pisang Rojo Bagus dipilih karena merupakan pisang asli Kota Yogyakarta yang. Selain itu pisang ini memiliki banyak manfaat.

“Ya, jadi ini hasil koordinasi kerjasama dengan  teman-temen Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, jenis pisangnya Rojo Bagus yang dipilih. Ini adalah pisang asli dari Kota Yogyakarta, kita dorong untuk ketahanan pangan,” ujarnya.

Melalui gerakan Panca Tertib, pihaknya berupaya memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk bisa tertib lingkungan.

Terlebih di tengah kondisi permasalahan sampah di Kota Yogyakarta yang hingga saat ini masuh sulit diatasi.

Ia mendorong kegiatan positif bagi generasi muda dengan terlibat dalam merawat tanaman. Octo berharap gerakan tersebut memberikan bermanfaat serta meningkatkan taraf ekonomi.

Pisang-pisang tersebut akan dikembalikan dan dikelola langsung oleh masyarakat. “Saya yakin masyarakat Kampung Tompeyan tidak hanya menanam dan menerima, namun gerakan ini perlu dikembangkan lebih jauh, kalau perlu punya nilai jual juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi menyebut dalam gerakan pihaknya memberikan bantuan bibit pisang terbaik.

“Kita memberikan bantuan bibit pisang yang terbaik. Kita juga memberikan edukasi dan pendampingan sampai nanti berbuah,” jelasnya.

Sukidi menyebut pisang Rojo Bagus dipilih karena penanaman dan perawatannya yang mudah.

Disebutnya, kandungan yang ada di pisang Rojo Bagus cukup tinggi dibandingkan dengan jenis pisang lainya.

Selain itu, pisang ini sering dijadikan santapan diberbagai acara.“Kalau di Kota Yogyakarta, pisang Rojo Bagus ini biasanya dipakai saat acara hajatan,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page