
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menimbulkan sejumlah kerusakan, mulai dari pohon tumbang hingga rumah warga yang terdampak di beberapa dusun, Rabu (3/12/2025) sore.
Peringatan cuaca dari BMKG Juanda sebelumnya sudah menyebutkan adanya potensi angin kencang dengan kecepatan 15–17 knot di wilayah Mojokerto
Kondisi tersebut benar-benar terjadi di Desa Kertosari, Kutorejo, di mana angin menerjang kuat dan menyebabkan pohon jati, sono, mahoni hingga mangga dengan diameter mencapai 60 cm tumbang di tiga titik, yakni Dusun Sonosari dan Dusun Wonokerto.
Rumah Warga di Kutorejo Alami Kerusakan Ringan hingga Berat
Kerusakan rumah warga pun tak terhindarkan. Di Dusun Tegalrejo RT 01 RW 01, empat rumah rusak pada bagian atap teras dan garasi.
Lalu di RT 02 RW 03, satu rumah tercatat mengalami kerusakan sedang. Di kawasan Tegalrejo RT 01 RW 03, kondisi lebih berat dialami dua warga lantaran angin merusak bagian dapur dan atap belakang rumah mereka.
Dusun Kandangan juga melaporkan lima rumah dengan kerusakan sedang pada bagian atap—di antaranya milik Abdul Salam, Sukis, Haryoto, Suparno, dan Ibu Titis.
Sementara di Dusun Wonokerto RT 07 RW 03, rumah Mahmudi mengalami kerusakan berat setelah atapnya terempas angin. Kerusakan sedang turut dialami rumah Ibu Indrawati di Dusun Sambisari.

BPBD Mojokerto Lakukan Evakuasi Cepat
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, menyampaikan bahwa tim langsung bergerak begitu menerima laporan dari warga.
BPBD bersama Polsek, Koramil, FPRB, PLN, dan warga sekitar melakukan evakuasi pohon tumbang serta pendataan kerusakan rumah.
“Kami telah melakukan assesment ke lokasi, ada rumah yang rusak tertimpa pohon tumbang,” kata Khakim, Kamis (4/12/2025) pagi.
Dari hasil penilaian awal, puluhan warga memerlukan penanganan cepat, terutama mereka yang atap rumahnya rusak parah. Untuk kebutuhan mendesak, BPBD menyalurkan 15 lembar terpal sebagai penutup sementara bagian rumah yang terbuka.
“Kami memberikan bantuan berupa terpal untuk menutup area atap rumah warga yang terdampak,” terangnya.
Hingga pukul 17.00 WIB, seluruh material pohon tumbang berhasil disingkirkan. BPBD telah menyampaikan laporan resmi kepada pimpinan dan tetap melakukan pemantauan lanjutan mengingat kondisi cuaca yang masih berubah-ubah.
